Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kehidupan Manusia

- Rabu, 22 September 2021 | 13:00 WIB
Dampak perubahan iklim untuk kehidupan manusia (Sumber gambar: Sciencenews.org)
Dampak perubahan iklim untuk kehidupan manusia (Sumber gambar: Sciencenews.org)

HARIANHALUAN.COM - Perubahan iklim saat ini telah menjadi isu global. Sebab, dampak yang dirasakan sangat besar. Mulai dari cuaca yang tidak menentu, bencana alam, krisis energi di masa depan, dan lain-lain. Dilansir melalui harianhaluan.com, beberapa faktor penyebab perubahan iklim diantaranya efek rumah kaca, peningkatan emisi, pemanasan global, perubahan orbit bumi, kendaraan bermotor, tempat pembuangan sampah, dan CFC kulkas dan aerosol.

Melihat faktor penyebab perubahan iklim, dominan diakibatkan oleh aktivitas manusia. Meski sejatinya, manusia menjadi kelompok yang rentan dalam menghadapi dampak dari perubahan iklim. Apa saja dampak perubahan iklim terhadap kehidupan manusia? Dilansir melalui beberapa sumber, berikut penjelasannya:

Krisis Sumberdaya Alam dan Daya Dukung Lingkungan

Perubahan lingkungan dapat memengaruhi kuantitas dan kualitas sumberdaya alam. Hal tersebut tentu saja dapat mengganggu kehidupan manusia. Sebab, kehidupan manusia sejatinya ditopang oleh daya dukung lingkungan di sekitar mereka. Beberapa krisis sumberdaya yang akan dialami manusia akibat perubahan iklim antara lain:

  • Menurunnya Kualitas dan Kuantitas Air

Tingginya curah hujan yang diakibatkan oleh perubahan iklim, dapat memicu berkurangnya kualitas air. Selain itu, kenaikan suhu juga dapat berdampak pada meningkatnya kadar klorin di dalam air, yang berpotensi merusak sel-sel di dalam tubuh.

Alih-alih menjadi sumber air bersih untuk makhluk hidup, curah hujan yang tinggi tersebut berpotensi untuk langsung kembali ke laut. Sehingga sumber air bersih tidak bertambah, meski curah hujan tinggi. Sebaliknya, curah hujan yang tidak terkendali, dapat memicu bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

  • Menurunnya Kualitas dan Kuantitas Hutan

Hutan berperan penting dalam meminimalisir perubahan iklim. Sebab, pohon-pohon di dalamnya dapat menyerap emisi zat karbon dari aktivitas industrial. Namun, perubahan iklim dapat memicu terjadinya kebakaran hutan.

Sehingga, hutan yang semula menjadi kawasan menyerap zat karbon, malah menjadi penghasil karbon, akibat kebakaran yang terjadi. Jika hal tersebut tidak ditanggulangi, maka kehidupan manusia akan terancam akibat perubahan iklim.

Meningkatkan Wabah Penyakit

Kenaikan suhu dan curah hujan dapat meningkatkan penyebaran wabah penyakit yang mematikan, seperti malaria, kolera, demam berdarah, dan lain-lain. Hal tersebut disebabkan karena nyamuk pembawa virus-virus tersebut hidup dan berkembang biak pada cuaca yang panas dan lembab, dimana kondisi demikian akan secara umum disebabkan oleh perubahan iklim.

Dilansir melalui Kompas.com, perubahan iklim berperan dalam pandemi Covid-19 yang terjadi. Hal tersebut teruji setelah ada studi terbaru yang terbit di jurnal Science of the Total Environment.

Perubahan iklim mengubah habitat kelelawar pembawa virus korona. Hingga kelelawar tersebut menyebarkan virus korona kepada manusia. "Karena perubahan iklim mengubah habitat, spesies (kelelawar) meninggalkan beberapa daerah dan pindah ke daerah lain, yang juga membawa virus mereka," kata Robert Beyer, seorang peneliti di Departemen Zoologi Universitas Cambridge, dikutip melalui Kompas.com.

Mengganggu Kesehatan Manusia

Salah satu dampak perubahan iklim adalah menipisnya zat ozon. Jika zat ozon semakin menipis, maka intensitas sinar ultra violet akan semakin tinggi. Sinar ultra violet dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit berbahaya, seperti kanker kulit, katarak, dan penurunan daya tahan tubuh. Dengan begitu maka, manusia akan semakin rentan dalam menghadapi penyakit.

Ancaman Kelaparan

Perubahan iklim berdampak pada berkurangnya area dan produktivitas pertanian. Hal tersebut berkaitan dengan ketersediaan air yang terganggu akibat perubahan iklim. Jika aktivitas produksi pangan dari pertanian manusia terganggu, maka ancaman kelaparan di kemudian hari menjadi sebuah keniscayaan akibat perubahan iklim.

Halaman:

Editor: Rizky Adha Mahendra

Sumber: kompas.com, harianhaluan.com, pikiranrakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hindari 8 Hal Ini Saat Kamu Cuci Piring Pakai Tangan

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:30 WIB

Cara Lain Ketahui Akun WhatsApp Anda Kena Blokir

Minggu, 5 Desember 2021 | 10:45 WIB

Punya Kulit Kering? Hindari 5 Kandungan Skincare Ini

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:59 WIB

Langkah Menjaga Keamanan Rumah Yang Patut Diterapkan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 17:25 WIB
X