Super Mario Bros Movie Rilis 2022, Mampukah Chris Pratt dan Charlie Day Sukseskan Film Video Game Ini?

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:23 WIB
Chris Pratt (kiri) sebagai Mario dan Charlie Day (kanan) sebagai Luigi
Chris Pratt (kiri) sebagai Mario dan Charlie Day (kanan) sebagai Luigi

Pada 1993, seri video game Super Mario Bros pernah diangkat menjadi film layar lebar bergenre komedi petualangan oleh Nintendo dengan judul Super Mario Bros.: The Movie. Film Live Action ini disutradarai oleh tim suami istri Rocky Morton dan Annabel Jankel, dengan penulis skenario Parker Bennett, Terry Runte, dan Ed Solomon, distrobutor Buena Vista Pictures melalui Hollywood Pictures. 

Dengan lisensi kreatif grafis oleh Nintendo, para penulis skenario membayangkan film layar lebar sebagai komedi subversif bernada aneh dan gelap yang terinspirasi dari Ghostbusters tahun 1984 dan The Wizard of Oz tahun 1939. Sementara, latar film terinspirasi dari video game Super Mario World  tahun 1990, dengan elemen yang diambil dari dongeng dan budaya Amerika kontemporer.

Produksi film layar lebar memiliki inovasi dan menampilkan beragam teknik pembuatan film yang kini dianggap penting dalam transisi efek visual praktis ke dalam digital, termasuk Autodesk Flame. Pembuatan film Super Mario Bros ini pun berlangsung selama 3 bulan, Mei hingga Juli 1992.

Film Super Mario Bros.: The Movie ini mengisahkan dua bersaudara Mario dan Luigi yang diperankan oleh Bob Hoskins dan John Leguizamo, yang mencari Putri Daisy (Samantha Mathis) untuk diselamatkan dari semesta paralel distopia yang dipimpin oleh Presiden Koopa (Dennis Hopper) yang kejam.

Namun, film layar lebar yang dirilis 28 Mei 1993 ini mengalami kegagalan kritis dan finansial. Film Super Mario Bros ini hanya menggapai pendapatan 38,9 juta dolar di seluruh dunia atau setara 552,6 miliar rupiah, ketimbang anggarannya 48 juta dolar atau setara 681,8 miliar rupiah.

Film ini pun mendapat ulasan yang tidak menguntungkan dari para kritikus terhadap narasi yang membingungkan, kurangnya kesetiaan pada materi sumbernya, serta nada yang tidak konsisten. Meski begitu, kritikus tersebut juga memuji efek khusus yang inovatif, arahan artistik yang kreatif, dan penampilan para aktornya. Shigeru Miyamoto pun menanggapinya bahwa film yang rilis tahun 1993 itu berusaha terlalu keras untuk mereplikasi permainan alih-alih menjadikannya film yang bagus.

Walaupun sambutannya buruk, film komedi Super Mario Bros itu telah mendapatkan pengikut kultus di tahun-tahun berikutnya, dan dianggap sebagai klasik kultus. Tahun 2012, sekuel webcomic diproduksi yang bekerja sama dengan Bennett. Namun, film layar lebar tahun 1993 itu tetaplah satu-satunya Live Action berdasarkan properti video game Nintendo sampai munculnya Pokémon: Detective Pikachu.

Tahun 2018, kabarnya Universal Pictures melalui divisi Illumination sedang mengembangkan film animasi Mario yang baru, dengan Shigeru Miyamoto sebagai co-produser bersama pendiri Illumination Chris Meledandri. Film layar lebar tersebut direncanakan akan dirilis pada 21 Desember 2022 di Amerika Utara.

Perlu diketahui, Chris Pratt, Charlie Day, Anya Taylor-Joy, Keegan-Michael Key, hingga Seth Rogen secara resmi diumumkan sebagai pengisi suara untuk film layar lebar tokoh ikonik di dunia video game, yaitu Super Mario Bros. Film yang diadaptasi dari permainan khas Nintendo ini mengisahkandua bersaudara tukang pipa Mario dan Luigi yang harus menyelamatkan Princess Peach (Anya Taylor-Joy) dengan melewati banyak rintangan di dunia fantasi.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Kaum Hawa, Kenali 5 Manfaat Mentimun untuk Kesehatan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:44 WIB

Peluncuran Resmi All-New Honda Civic Generasi ke-11

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:10 WIB

6 Ciri Kulit Alergi Produk Makeup, Jangan Diteruskan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 19:20 WIB

6 Titik Semprot Body Spray, Dijamin Wangi Tahan Lama

Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:48 WIB

3 Cara Menggunakan Body Spray agar Wangi Tahan Lama

Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:39 WIB

Inilah Sejarah Sumpah Pemuda dan Tokoh Pentingnya

Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Kenali Ciri-Ciri Burnout yang Harus Diwaspadai

Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:07 WIB

Benarkah Minum Air Lemon Berbahaya bagi Ginjal?

Kamis, 28 Oktober 2021 | 04:45 WIB
X