Mana yang Lebih Favorit, Super Mario Bros atau Pokemon atau Video Game Lain?

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:53 WIB
Ilustrasi video game Super Mario Bros dan kartu karakter Pokemon
Ilustrasi video game Super Mario Bros dan kartu karakter Pokemon

Sejak 1985 tepatnya tanggal 13 September, Nintendo telah merilis video game ikonik bernama Super Mario Bros. Perancang utama video game ini adalah Shigeru Miyamoto dan Takashi Tezuka, yang menjadikannya sukses besar di rumah-rumah pemain dan sebagai Killer Application untuk Nintendo Entertainment System (NES) setahun kemudian. 

Menurut Famitsu, majalah mingguan dan bulanan mengenai video game Jepang oleh Kadokawa Game Linkage, video game kini identik dengan aksi gulir samping yang bisa memengaruhi berbagai game berikutnya. Sebelum Mario, ada pula karakter game ikonik terkenal yaitu Pac-Man. Namun, karakter yang mengenakan topi merah dan berkumis masih tetap menonjol ketimbang karakter lain apalagi rangkaian permainannya yang sangat baik dan kualitasnya yang menarik.

Meski begitu, konsep video game Super Mario Bros sangatlah sederhana. Pemain hanya tinggal memainkannya, lalu segera mencari tahu apa yang harus dilakukan dalam video game tersebut. Miyamoto pun pernah menyatakan bahwa di Mario Bros original Mario dan Luigi berukuran agak kecil dan keduanya akan bermain dan bertarung satu sama lain dalam game itu, sedangkan dalam game Super Mario Bros karakter kecil itu akan mendapatkan jamur yang membuatnya besar. Sehingga, Miyamoto dan tim memutuskan untuk menyebut versi besar karakter itu sebagai Super Mario dan Super Luigi. 

 

Miyamoto pun menjelaskan, penambahan ukuran akibat jamur tentu mirip dengan kisah Alice in Wonderland dan dongeng yang sejenisnya, dengan konsep jamur yang selalu memiliki kekuatan misterius. Dia dan timnya pun menganggap jamur sebagai simbol yang baik untuk didapatkan terus-menerus agar menjadi besar.

Meski sudah ada mesin Pong, Magnavox Odyssey, game arcade Donkey Kong dan Pac-Man, serta game konsol Pitfall dan Frogger, konsol Super Mario Bros memiliki makna tersendiri sebagai era baru bagi dunia gaming. Lantaran, grafik dan karakter dalam video game ini tampak luar biasa, musiknya fantastis dan menarik, serta game yang intuitif dan menantang.

Selain itu, baru-baru ini tersiar kabar adanya pengeluaran signifikan untuk video game dan kartu trade. Hal itu sepertinya bermula pada obsesi orang-orang terhadap video game Super Mario Bros dan kartu holografis Charizard  milik Pokemon itu. Tahun lalu, salinan original Super Mario Bros terjual seharga 2 juta dolar atau setara 28,4 miliar rupiah. Sementara, kartu holografis Charizard Pokemon pun dilelang seharga 369 ribu dolar atau setara 5,24 miliar rupiah.   

Berikut ini perbandingan antara video game Super Mario Bros dan kartu holografis Charizard Pokemon selama proses lelang:

1. Dari deskripsi lelangnya

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Kaum Hawa, Kenali 5 Manfaat Mentimun untuk Kesehatan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:44 WIB

Peluncuran Resmi All-New Honda Civic Generasi ke-11

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:10 WIB

6 Ciri Kulit Alergi Produk Makeup, Jangan Diteruskan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 19:20 WIB

6 Titik Semprot Body Spray, Dijamin Wangi Tahan Lama

Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:48 WIB

3 Cara Menggunakan Body Spray agar Wangi Tahan Lama

Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:39 WIB

Inilah Sejarah Sumpah Pemuda dan Tokoh Pentingnya

Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Kenali Ciri-Ciri Burnout yang Harus Diwaspadai

Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:07 WIB

Benarkah Minum Air Lemon Berbahaya bagi Ginjal?

Kamis, 28 Oktober 2021 | 04:45 WIB
X