Meski Rekrutmen 2021 Aman, Tetap Waspada Penipuan Atas Namakan PT KAI

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:03 WIB
Ilustrasi penipuan suatu rekrutmen
Ilustrasi penipuan suatu rekrutmen

Uang hasil penipuan itu juga digunakan kedua pelaku hanya untuk bersenang-senang. Atas perbuatannya, kedua tersangka itu dikenakan Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan dihukum maksimal 5 tahun penjara. 

Selain tahun 2019 dan 2020, kasus penipuan berkedok rekrutmen PT KAI pun pernah terjadi pada 11 November 2018. Pada kasus ini, ada 128 korban penipuan yang mengatasnamakan bagian rekrutmen pegawai PT KAI. Kasus penipuan tersebut terbongkar setelah 128 korban diamankan petugas keamanan Stasiun Gambir.

Para korban tersebut diketahui menggunakan tiket palsu ketika akan berangkat menggunakan kereta api (KA) Argo Lawu. Saat itu, modus penipuan yang digunakan adalah membujuk korban mengikuti pendidikan dan pelatihan calon karyawan PT KAI di Yogyakarta.

Para korban kemudian diharuskan membayar 5 hingga 10 juta rupiah kepada oknum penipu tersebut.  Para korban dikumpulkan oleh oknum penipu melalui chat group di aplikasi percakapan WhatsApp.

Terkait hal-hal tersebut, pihak PT KAI mengungkapkan bahwa rekrutmen karyawan umumnya diselenggarakan secara profesional, transparan, dan objektif. Yang terpenting, tidak ada pungutan uang. Kalaupun ada penipuan yang melibatkan pihak internal KAI, karyawan yang bersangkutan pasti dipecat.

Direktur SDM dan Umum KA juga menyatakan bahwa rekrutmen PT KAI menerapkan tahapan rekrutmen yang panjang, dan setiap kandidat harus menyelesaikannya dengan tertib. Adapun tahapan seleksi itu adalah seleksi administrasi, tes kesehatan awal, psikotes, wawancara, dan tes kesehatan akhir. Meski sudah melewati lima tahap itu, status kandidat belum menjadi karyawan tetap tapi calon karyawan. 

Karena itu, pihak PT KAI berharap masyarakat tidak mudah terjerumus berita hoaks apalagi mengenai rekrutmen dengan syarat memberikan uang. Proses rekrutmen KAI juga tidak menerapkan sistem penggantian biaya akomodasi dan transportasi bagi kandidat, tidak ada uang muka dan tanda jadi, biaya pelatihan dan seragam, ataupun segala jenis biaya lainnya terkait rekrutmen.

Prosedur secara keseluruhan tentang rekrutmen PT KAI hanya bisa diakses melalui situs resmi recruitment.kai.id. Di laman itu, kandidat bisa mengunggah segala dokumen yang dibutuhkan sesuai persyaratan rekrutmen jika lowongan posisi tertentu dibuka.

Selain itu, pihak PT KAI menyarankan untuk melamar posisi di perusahaan perkeretaapian melalui job fair yang akurat. Informasi lokasi dan tanggal kegiatan job fair itu pun bisa dilihat pada situs resmi PT KAI. Jika menemukan informasi simpang siur, masyarakat bisa menghubungi contact center PT KAI di 121/021-121, alamat E-mail di cs@kai.id, ataupun media resmi Twitter PT KAI @KAI121.

Pihak KAI pun berharap masyarakat tidak menyebarkan atau meneruskan pesan palsu terkait rekrutmen yang mengatasnamakan PT KAI. Itu pun demi menghindari makin banyaknya orang yang tertipu oleh oknum pembuat rekrutmen palsu tersebut.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Hukum Merayakan Valentine Day Menurut Islam

Jumat, 28 Januari 2022 | 11:10 WIB

Ide Ucapan Valentine Bahasa Indonesia Terlengkap

Rabu, 26 Januari 2022 | 19:07 WIB
X