Bakal Ganti Nama, Ada Apa dengan Facebook?

Rahma Nurjana
- Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:45 WIB
Logo Facebook. (Foto: dok iNews)
Logo Facebook. (Foto: dok iNews)

NEW YORK, HARIANHALUAN.COM - Kabar mengejutkan datang dari media sosial Facebook. Raksasa teknologi, Facebook, dikabarkan akan mengganti nama perusahaan. Nama baru dipilih untuk mencerminkan fokus perusahaan dalam membangun platform metaverse.

CEO Mark Zuckerberg akan mengumumkan perubahan nama tersebut pada konferensi tahunan 'Connect' pada 28 Oktober 2021. Demikian disampaikan dari sumber yang menolak disebut namanya.

Namun, kabar terbaru menyebut ada kemungkinan pengumuman nama baru Facebook akan dilakukan lebih cepat, dengan harapan segera dapat dikenal sebagai perusahaan yang tidak hanya sekadar bergerak di jejaring media sosial.

Dikutip dari iNews, Jumat (22/10/2021), pergantian nama ini diperkirakan bakal memposisikan aplikasi 'Facebook' berada di bawah perusahaan induk, sejajar dengan Instagram, WhatsApp, Oculus dan sebagainya.

Mengenai hal ini, juru bicara Facebook masih belum memberikan komentarnya. "Kami akan secara efektif (memulai) transisi untuk mengubah cara pandang masyarakat melihat kami tidak sebagai perusahaan media sosial, tetapi menjadi perusahaan metaverse," kata Zuckerberg pada bulan Juli 2021 lalu, dilansir The Verge, Selasa (19/10/2021).

Tak hanya menggarap jejaring media sosial, perusahaan Facebook telah membangun perangkat keras untuk konsumen berupa kacamata 'Augmented Reality/AR', yang diyakini bakal beredar secara luas di masa depan layaknya smartphone.

Sampai saat ini belum ada bocoran apa nama baru yang bakal disandang oleh Facebook. Namun, The Verge menduga nama baru perusahaan bakal dikaitkan dengan nama 'Horizon'.

Belakangan, perusahaan tengah menggarap sebuah platform gim virtual reality (VR) yang tengah dikembangkan bernama 'Horizon Worlds', serta tempat kerja virtual yang masih berbentuk versi demo bernama 'Horizon Workrooms'.

Pada dasarnya gagasan 'metaverse' telah lama diajukan Zuckerberg sebagai bentuk masa depan internet di mana seseorang tidak lagi diharuskan untuk bertemu secara fisik. Kendati belum dikenal publik secara luas, Zuckerberg meyakini ide 'metaverse' bakal sukses ke depannya.

"Ini bakal menjadi babak baru berikutnya untuk perusahaan kami," kata Zuckerberg pada musim panas lalu.

Publik mengenal istilah 'Metaverse' pertama kali ditulis dalam novel fiksi ilmiah karya Neal Stephenson untuk menggambarkan dunia virtual tempat orang-orang melarikan diri dari dunia nyata.

Apabila perubahaan citra ini terjadi, maka garapan Zuckerberg ke depan bakal lebih fokus terhadap pengawasan di dalam sistem perusahannya, mengingat belakangan dirinya sempat dikecam sejumlah pejabat politik di Kongres Amerika Serikat terkait masalah keamanan pengguna dan praktik bisnis.

Seperti diketahui, Facebook bukanlah perusahaan teknologi pertama yang mengubah nama perusahaannya seiring dengan perkembangan tujuan perusahaan. Pada 2015, Google pernah melakukan reorganisasi sepenuhnya di bawah perusahaan induk bernama Alphabet, untuk menegaskan bahwa korporasi tersebut tidak sekadar mesin pencari melainjak juga konglomerat yang memproduksi perangkat keras teknologi.

Begitu pula dengan Snapchat yang berganti nama menjadi Snap Inc pada 2016, dan menyebut diri mereka sebagai perusahaan kamera dengan debut meluncurkan sepasang kacamata kamera bernama 'Spectacles'. (*)

 

Halaman:
1
2

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: INews.id

Tags

Terkini

5 Ragam Manfaat Vitamin C Bagi Kesehatan Kulit

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:21 WIB

Waktu Salat Tahajud, Bacaan Niat dan Doa Setelahnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:51 WIB

Salat Tahajud: Niat, Tata Cara dan Waktunya

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:35 WIB

Niat, Tata Cara dan Doa Salat Tahajud

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:26 WIB
X