Banjir Tudingan! Facebook Terima Deretan Laporan dari Mantan Karyawannya

Heldi Satria
- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Facebook kembali terpukul dengan rentetan laporan yang disampaikan oleh mantan karyawannya jelang akhir pekan ini. Laporan ini secara keseluruhan menyebutkan bahwa Facebook menyadari membiarkan ujaran kebencian dan informasi keliru di platformnya untuk mengambil keuntungan.

Pelapor terbaru itu, merupakan sumber anonim. Ia merupakan pegawai Facebook dan mengajukan keluhan ke regulator keuangan AS untuk pasar modal, SEC.

Ia memaparkan bagaimana situasi 2017, saat Facebook ikut campur dalam kontroversi rumor keterlibatan Rusia di Pemilu Presiden AS 2016. Ia menyebut manajernya menghalau upaya memerangi informasi negative dan salah karena takut ke presiden kala itu, Donald Trump.

Baca Juga: Cair Bertahap Akhir Oktober, Mahasiswa Magang dan Studi Independen Disokong Uang Saku

"Ia juga takut upaya membendung ujaran kebencian bisa merusak keuntungan platform tersebut," kutip AFP, Sabtu (23/10/2021).

Hal ini merupakan ujian baru bagi perusahaan Mark Zuckerberg itu. Sebelumnya hal sama juga semp[at dikatakan mantan karyawannya Frances Haugen kepada sejumlah media

Facebook, kata dia, menjalankan eksperimen yang menunjukkan bagaimana profil baru dari seorang ibu konservatif dari North Carolina menerima rekomendasi untuk bergabung dengan kelompok yang terkait dengan kelompok konspirasi sayap kanan QAnon. QAnon adalah kelompok garis keras AS, yang dikaitkan dengan peristiwa penyerangan Capitol AS awal mantan Presiden AS Donald Trump lengser.

"Facebook mengutamakan keuntungan daripada keamanan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

5 Manfaat Rutin Minum Infused Water Timun

Minggu, 28 November 2021 | 18:07 WIB

Tips Hilangkan Bau Busuk Saluran Air di Bak Cuci Piring

Minggu, 28 November 2021 | 09:10 WIB

Ajaib! Tumbuhan Ini Bisa Hasilkan Emas

Minggu, 28 November 2021 | 08:53 WIB

Google Mata-matai Anda 24 Jam, Berikut Cara Hentikannya

Minggu, 28 November 2021 | 07:32 WIB
X