Serangan Jantung dan Kaitannya dengan Penyakit Gusi

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:42 WIB
Ilustrasi Serangan Jantung atau Jantung Lemah (Ayu Wiharyati)
Ilustrasi Serangan Jantung atau Jantung Lemah (Ayu Wiharyati)


HARIANHALUAN.COM - Selain usia dan tekanan darah tinggi, ada kondisi lain yang mungkin menentukan Anda terkenan serangan jantung, salah satunya penyakit gusi atau periodontitis.

Dilansir dari Eat This, menurut sebuah studi longitudinal yang diterbitkan dalam Journal of Periodontology dan dilakukan oleh Forsyth Institute dan ilmuwan Universitas Harvard, orang dengan periodontitis berisiko lebih tinggi mengalami kejadian kardiovaskular utama.

Secara khusus, dokter menemukan hubungan antara peradangan penyakit gusi aktif dan peradangan arteri, yang bertanggung jawab untuk menyebabkan serangan jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular berbahaya lainnya.

Penelitian ini melibatkan 304 orang, yang menjalani pemindaian tomografi di arteri dan gusi pada awal penelitian dan kemudian empat tahun kemudian. 13 dari mereka melanjutkan untuk mengembangkan kejadian kardiovaskular utama yang merugikan.

Setelah mengendalikan faktor risiko lain, para peneliti menentukan bahwa adanya peradangan periodontal terbukti dapat memprediksi kejadian kardio.

"Ini sangat pasti terkait dengan orang yang saat ini memiliki penyakit inflamasi aktif," kata Dr. Thomas Van Dyke, Anggota Senior Staf di Forsyth dalam siaran persnya dilansir dari suara.com

Penting untuk dicatat bahwa orang-orang yang telah menderita keropos tulang akibat penyakit periodontal sebelumnya tidak mengalami peningkatan risiko kejadian kardiovaskular, hanya mereka yang memiliki gusi yang secara aktif meradang.

Para peneliti percaya bahwa hubungannya bisa jadi bahwa peradangan periodontal lokal mengaktifkan dan memobilisasi sinyal sel melalui sumsum tulang, memicu peradangan arteri.

"Jika Anda berada di zona usia untuk penyakit kardiovaskular atau telah mengetahui penyakit kardiovaskular, mengabaikan penyakit periodontal Anda sebenarnya bisa berbahaya dan dapat meningkatkan risiko serangan jantung," kata Van Dyke.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Awas! Ini Bahaya Jika Sering Kirim Foto Lewat HP

Rabu, 8 Desember 2021 | 02:05 WIB

Fitur Baru TikTok Ini Sudah Bisa Dipakai di Indonesia

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:15 WIB

10 Penyebab Utama Kulit Kusam yang Wajib Anda Ketahui

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:13 WIB

9 Cara Mudah Atasi Wajah Kusam, Ampuh Cerahkan Kulit

Selasa, 7 Desember 2021 | 22:42 WIB

Mengenali Penyebab dan Resiko Terjadinya Kanker Mulut

Selasa, 7 Desember 2021 | 02:45 WIB

Kabar Duka! Anak Tino Karno Meninggal

Selasa, 7 Desember 2021 | 00:54 WIB

10 Ide Kado Bermakna dan Unik di Hari Natal 2021

Senin, 6 Desember 2021 | 21:09 WIB
X