Kenali Penyebab Haid Tidak Teratur dan Simak Tips Agar Tetap Lancar

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:14 WIB
Ilustrasi menstruasi (shutterstock)
Ilustrasi menstruasi (shutterstock)

HARIANHALUAN.COM – Siklus menstruasi  atau  haid seorang wanita rata-rata berlangsung selama 28 hari. Meski begitu, normal jika siklusnya lebih pendek atau sedikit lebih lama. Setelah melewati masa pubertas, siklus menstruasi akan semakin teratur dalam jangka waktu yang sama.

Jangan abaikan siklus menstruasi yang tidak teratur karena kondisi ini bisa menjadi pertanda suatu penyakit. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur di antaranya sindrom ovarium polikistik (PCOS), masalah tiroid, endometriosis, kelebihan berat badan, diet ekstrem, olahraga berlebihan sampai stres.

Namun, kamu harus was-was kalau siklus menstruasi tidak teratur setiap bulannya. Sebab bisa saja kondisi ini menandai adanya masalah kesehatan. Nah, ada banyak faktor yang bisa membuat siklus menstruasi wanita tidak teratur.

Hal ini bisa disebabkan oleh kondisi biasa sampai kondisi yang lebih serius. Supaya kamu lebih waspada, ketahui berbagai penyebab siklus menstruasi tidak teratur berikut ini.

Penyebab Siklus Haid Tidak Teratur

Terlewatnya menstruasi atau menstruasi yang tidak teratur umumnya dialami oleh ibu hamil, ibu menyusui, wanita yang menggunakan KB dan wanita yang sudah mendekati masa menopause.

Jika kamu sedang tidak ada dalam situasi tersebut, berikut penyebab menstruasi tidak teratur yang mesti kamu waspadai:

1. Sindrom Ovarium Polikistik

Menstruasi yang tidak teratur bisa menjadi salah satu tanda sindrom ovarium polikistik atau PCOS. Selain menstruasi yang tidak teratur, PCOS juga ditandai dengan pendarahan hebat saat menstruasi.

2. Masalah Tiroid

Hipotiroidisme atau kelenjar tiroid yang kurang aktif dapat menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur. Kondisi ini juga dapat menimbulkan gejala berupa kelelahan, kepekaan terhadap dingin, dan penambahan berat badan.

3. Fibroid Rahim

Masalah lain yang dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur adalah fibroid rahim. Fibroid adalah tumor otot yang berkembang di dinding rahim. Sebagian besar fibroid sebenarnya tidak bersifat ganas. Namun, ukurannya dapat berkisar dari sekecil biji apel hingga seukuran jeruk bali. Alhasil, kondisi ini bisa menimbulkan nyeri panggul, punggung bawah dan nyeri saat berhubungan intim.

4. Endometriosis

Penyakit yang satu ini terjadi ketika jaringan yang biasanya melapisi rahim malah tumbuh di luar rahim. Endometriosis dapat menyebabkan kram menstruasi yang sangat menyakitkan, perdarahan hebat, menstruasi tidak teratur dan pendarahan hebat saat menstruasi.

5. Kelebihan Berat Badan

Melansir dari Medical News Today, penelitian menunjukkan bahwa kelebihan berat badan dapat memengaruhi kadar hormon estrogen dan insulin, yang bisa mengganggu siklus menstruasi. Kenaikan berat badan juga bisa menjadi tanda PCOS dan hipotiroidisme yang keduanya bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur.

6. Penurunan Berat Badan Ekstrem

Tak sedikit wanita yang melakukan diet ekstrem untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Cara diet yang tidak sehat ini justru bisa membuat menstruasi tidak teratur bahkan berhenti menstruasi. Pasalnya, kekurangan kalori dapat mengganggu produksi hormon yang dibutuhkan untuk proses ovulasi.

7. Olahraga Berlebihan

Rutin berolahraga memang dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun, olahraga berlebihan justru bisa mengganggu hormon yang bertanggung jawab untuk menstruasi. Ini karena olahraga berlebih dapat mengeluarkan lebih banyak kalori daripada kalori yang masuk. Alhasil, tubuh tidak mendapatkan cukup kalori untuk melakukan proses ovulasi.

8. Stres

Apakah akhir-akhir ini kamu sering stres dan menstruasi tidak teratur? Kalau iya, kedua kondisi tersebut mungkin saling berkaitan. Stres dapat mengganggu bagian otak yang mengontrol hormon yang mengatur siklus menstruasi. Oleh sebab itu, coba cari koping stres yang paling efektif supaya menstruasi kamu kembali teratur.

9. Konsumsi Obat-Obatan

Ada beberapa jenis obat yang dapat mengganggu siklus menstruasi. Contohnya seperti terapi penggantian hormon, pengencer darah, obat tiroid, obat epilepsi, antidepresan, obat kemoterapi aspirin dan ibuprofen.

10. Kanker Serviks dan Endometrium

Salah satu penyakit serius yang harus kamu waspadai adalah kanker serviks atau kanker endometrium. Pasalnya, kondisi ini juga bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur dan perdarahan berat di luar siklus menstruasi.

Tips agar Haid Tetap Teratur

Meskipun beberapa penyebab siklus menstruasi yang tidak teratur tak dapat dicegah, ada tips pola hidup sehat yang dapat kamu lakukan supaya menstruasi tetap teratur:

A. Terapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga secukupnya dan konsumsi makanan bergizi seimbang.
B. Turunkan berat badan secara bertahap dan hindari melakukan diet ekstrem atau olahraga berlebihan.
C. Pastikan kamu mendapatkan istirahat yang cukup.
D. Berlatih teknik relaksasi untuk atasi stres.
E. Jika kamu seorang atlet, kurangi rutinitas olahraga yang berkepanjangan atau intens.
F. Gunakan pil KB atau metode kontrasepsi lain sesuai petunjuk.
H. Ganti pembalut setiap 4-6 jam untuk menghindari sindrom syok toksik dan mencegah infeksi.
I. Temui dokter untuk pemeriksaan rutin. ***

Halaman:
1
2
3
4

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Halodoc.com

Tags

Terkini

7 Ide Lomba 17 Agustus Untuk Anak-Anak

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:04 WIB

Geger! Ada Temuan Cabai Porno di Solo, Bentuknya Unik

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:53 WIB

Ketahui Waktu Salat Dzuhur di Hari Jumat untuk Wanita

Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:59 WIB
X