Kenapa Cabut Uban Dilarang? Begini Penjelasan Hair Stylist

Nova Anggraini
- Rabu, 10 November 2021 | 03:05 WIB
ilustrasi (Christine A)
ilustrasi (Christine A)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Uban atau rambut yang memutih terjadi pada usia tertentu, pada umumnya setelah paruh baya tapi banyak juga yang muncul sebelumnya. Meski ini merupakan proses alami, melihat uban membuat tangan gatal ingin mencabutnya.

Ada kepercayaan bahwa jika mencabutnya, akan lebih banyak rambut abu-abu yang akan muncul. Tapi, itu hanya mitos. "Rambut di sekitarnya tidak akan memutih sampai sel pigmen folikel mereka sendiri mati," kata Trey Gillen, penata rambut dan direktur kreatif pendidikan di SACHAJUAN, pusat perawatan rambut ala Skandinavia.

Jadi, mengapa mencabut uban jadi masalah? Tak ada manfaat mencabut rambut abu-abu, justru ada konsekuensi yang lebih buruk.

Hanya ada satu rambut yang mampu tumbuh per folikel. Ketika helai rambut berubah menjadi abu-abu atau putih, sel-sel pigmen di folikel atau akar rambut yang mengelilingi rambut telah mati. "Dengan kata lain, mencabut uban hanya akan membuat kamu mendapatkan uban baru di tempatnya," kata Gillen. Jadi mencabutnya tidak ada gunanya karena itu hanya menunda hal yang tak terhindarkan.

Dalam jangka panjang, mencabut uban sebenarnya menimbulkan banyak kerugian daripada kebaikan. "Mencabutnya bisa membuat folikel rambut trauma, dan itu bisa merusak folikel sampai tidak ada lagi rambut yang tumbuh," kata Gillen. Ini artinya, tak ada rambut baru yang akan tumbuh di folikel itu.

"Jika Anda suka mencabut uban, 'trauma pencabutan' berulang bahkan dapat menyebabkan infeksi, pembentukan bekas luka, dan kebotakan," tambah Gillen. Pada akhirnya, ini akan menciptakan tampilan rambut rontok dan rambut lebih tipis.

Kalaupun mencabutnya dengan hati-hati, rambut baru yang tumbuh akan lebih buruk. Ini karena folikel bekas rambut dicabut akan menghasilkan lebih sedikit melanin lebih sedikit sebum sehingga uban memiliki tekstur yang berbeda dari helai berpigmen lainnya. Umumnya, uban yang tumbuh kembali pada tempatnya akan menjadi tipis daripada rambut sebelumnya, kata Gillen.

Menurut Gillen, hal terbaik yang harus dilakukan jika menemukan uban di antara helaian rambut hitam adalah mengabaikannya atau mewarnai rambut kembali ke warna aslinya. Jika benar-benar ingin menghilangkannya, lebih baik memotongnya daripada mencabut. Tapi yang terbaik adalah menerimanya karena bagaimanapun, ada kebijaksanaan dalam usia. Jadi anggaplah untaian-untaian uban itu sebagai mahkota kebijaksanaan.(*)

 

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Tempo.co

Tags

Terkini

7 Contoh Kata-Kata Mutiara Untuk Ucapan 17 Agustus

Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:29 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Untuk Anak-Anak

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:04 WIB

Geger! Ada Temuan Cabai Porno di Solo, Bentuknya Unik

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:53 WIB

Ketahui Waktu Salat Dzuhur di Hari Jumat untuk Wanita

Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:59 WIB
X