Jika si Kecil Kejang

- Jumat, 20 Februari 2015 | 19:26 WIB

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, disaran­kan agar orang tua sesegera mungkin memberi pertolo­ngan pertama begitu tahu si kecil mengalami kejang de­mam.

Setelah itu, jangan tunggu waktu lagi bawa segera si kecil ke dokter atau klinik terdekat. Jangan terpaku hanya pada lamanya kejang, entah cuma beberapa detik atau sekian menit. Dengan begitu, si kecil akan mendapat penanganan lebih lanjut yang tepat dari para ahli. Biasanya dokter juga akan memberikan obat penurun panas, sekaligus membekali obat untuk mengatasi kejang dan antikejang. Sebagai perto­longan pertama, tak usah mem­bawanya langsung ke rumah sakit lengkap yang letaknya relatif lebih jauh karena bisa-bisa si kecil mendapat risiko yang lebih berbahaya akibat lambat mendapat pertolongan pertama.

Selain itu, jika kejang de­mam tidak segera mendapat penanganan semestinya, si kecil pun terancam bakal ter­ke­­na retardasi mental. Pasal­nya, kejang demam bisa menye­babkan rusaknya sel-sel otak anak. Jadi, kalau kejang itu berlangsung dalam jangka wak­tu yang lama, maka kemung­kinan sel-sel yang rusak online pharmacy without prescription pun akan semakin banyak. Bukan tidak mungkin tingkat kecerdasan anak akan menu­run drastis dan tidak bisa lagi berkembang secara optimal.

Bahkan beberapa kasus kejang demam bisa menye­babkan epilepsi pada anak. Yang tak kalah penting, begitu anaknya terkena kejang de­mam, orang tua pun mesti ekstra hati-hati. Soalnya, dalam setahun pertama setelah keja­dian, kejang serupa atau malah yang lebih hebat berpeluang terulang kembali.

Untuk mengantisipasinya, sediakanlah obat penurun pa­nas dan obat antikejang yang telah diresep-kan dokter anak. Meski begitu, orang tua jangan kelewat khawatir. Karena de­ngan penanganan yang tepat dan segera, kejang demam yang berlangsung beberapa saat umumnya tak menimbulkan gangguan fungsi otak.

Ciri-Ciri Kejang

Tentu saja dalam hal ini orang tua harus bisa membaca ciri-ciri seorang anak yang terkena kejang demam. Di antaranya:

kedua kaki dan tangan kaku disertai gerakan-gerakan kejut yang kuat dan kejang-kejang selama 5 menit . bola mata berbalik ke atas

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Jagat Maya Heboh! Pria Ini Mengaku Datang dari Tahun 2027

Minggu, 26 September 2021 | 13:00 WIB

4 Makanan yang Cocok Dikonsumsi untuk Penderita Maag

Minggu, 26 September 2021 | 11:35 WIB

Begini Cara Mudah Melihat Kode QR WhatsApp

Sabtu, 25 September 2021 | 22:45 WIB

Kaya Vitamin C, Ini Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan

Sabtu, 25 September 2021 | 10:15 WIB

Lingkungan: Definisi, Fungsi, dan Manfaatnya

Jumat, 24 September 2021 | 23:34 WIB
X