Tips Mengelola Bisnis Media Network Ala Brian Putra Bastara

- Kamis, 2 Desember 2021 | 20:32 WIB
Brian Putra Bastara (Ruswanti)
Brian Putra Bastara (Ruswanti)

Brian Putra Bastara berhasil mengembangkan koran Haluan menjadi salah satu media online yang mulai berkembang sejak tahun 2019. Kini, dunia sudah mengalami banyak perubahan dalam berbagai aspek, termasuk Indonesia.

Pada zaman sekarang, dengan kemudahan teknologi informasi dan komunikasi, semua informasi menjadi lebih terbuka dan serba cepat. Kita juga bisa mendapatkan informasi dan pemberitaan dari media lain selain dari televisi atau berlangganan berita.

Untuk bisnis media network ada 3 jenis, yakni display ad atau media iklan; premium content atau konten berbayar untuk mengaksesnya; dan yang terakhir adalah content creator. Untuk kali ini, kita akan berfokus pada content creator sesuai dengan perusahaan yang dipimpin oleh Brian Putra Bastara.

Content creator merupakan model bisnis media network yang bisa dilakukan oleh siapapun, bahkan dengan modal seadanya. Model bisnis seperti ini sering disebut dengan media online independen. Hal itu karena jenis model ini tidak bergantung pada traffic, namun pada audience engagement.

Lalu, cara mendapatkan penghasilan dari bisnis ini adalah dengan community engagementCommunity engagement berkaitan dengan seberapa besar audience yang terhubung dengan konten kita.

Dari engagement ini, komunitas akan terbentuk yang akan terus mendukung media online yang Anda bangun. Cara mendapatkan engagement, yaitu fokus. Anda dapat melakukan sesuai dengan rencana awal terkait hal yang disuka, hobi, dan kemampuan. Misalnya, bermain game dengan membuat media informasi yang memuat reviewgameplay, atau berita-berita terkait game.

 

Tentukan Strategi Konten

Di samping itu, media online independen membutuhkan traffic. Cara untuk meningkatkan traffic adalah dengan up to date dan peka terhadap tren. Hal ini cocok untuk SEO writer yang diusung oleh Haluan Media di bawah pimpinan Brian. Contohnya, konten terkait edukasi, politik, olahraga, dan sosial-budaya.

Kita dapat membuat copywriting yang bisa dikonsumsi sesuai dengan target usia. Jika tulisan Anda diperuntukan untuk usia muda, buatlah tulisan yang memang mudah dipahami oleh usia tersebut. Begitu pun dengan audiens usia lainnya.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Normalkah Ukuran Mr P Anda? Cek di Sini!

Senin, 16 Mei 2022 | 14:20 WIB
X