Benarkah Penyintas Covid-19 Berisiko Alami Reumatik Autoimun? Simak Penjelasan Ahli

- Minggu, 5 Desember 2021 | 12:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Belum ada data yang mencukupi untuk memastikan kemungkinan reumatik autoimun akan mengusik penyintas Covid-19 hingga saat ini. Menurut Dr dr Rudy Hidayat SpPD-KR para ahli kesehatan masih melakukan penelitian untuk menjawab pertanyaan itu.

Penyakit reumatik autoimun diketahui merupakan hasil interaksi adanya faktor genetik yang memudahkan munculnya kondisi autoimun ditambah dengan faktor lingkungan. Rudy menyebut, faktor lingkungan yang banyak diteliti salah satunya adalah infeksi virus.

Baca Juga: Hasil Penelitian Ungkap Virus Corona Pernah Ditemukan Dalam Sperma Penyintas Covid-19 Indonesia

"Tetapi, untuk infeksi Covid-19 tentu belum cukup data untuk memastikan hal tersebut," kata dokter spesialis penyakit dalam kosultan reumatologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dikutip dari Republika.co.id, Minggu (5/12/2021).

Rudy menjelaskan, beberapa jurnal memang melaporkan adanya pasien-pasien yang didiagnosis arthritis rheumatoid (RA) pascainfeksi Covid-19. Namun, hasil penelitian belum diungkapkan secara luas.

Baca Juga: Penyintas Sudah Bisa Divaksin Setelah Satu Bulan Sembuh

Bagaimana dengan kondisi yang terjadi pada pasien reumatik, terutama reumatik-autoimun pasca infeksi Covid-19? Merujuk berbagai laporan, Rudy mengatakan bahwa infeksi Covid-19 lebih besar dampaknya pada pasien dengan autoimun, apalagi dengan terapi imunosupresan atau obat yang menekan sistem imun.

Di samping itu, infeksi juga dapat menjadi pemicu aktivitas penyakit autoimun. Hal ini menjadi dasar mengapa pasien autoimun dianjurkan untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19, terutama pada kondisi autoimun yang terkendali, karena keuntungannya yang lebih besar dibandingkan risikonya.

"Sedangkan untuk kondisi pascainfeksi, tampaknya tidak terdapat perbedaan yang signifikan yang berkaitan dengan kondisi autoimun yang diderita, kecuali adanya post-covid syndrome yang dapat memperberat kondisi autoimun," tutur Rudy.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: republika.co.id

Tags

Terkini

Waktu Salat Tahajud, Bacaan Niat dan Doa Setelahnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:51 WIB

Salat Tahajud: Niat, Tata Cara dan Waktunya

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:35 WIB

Niat, Tata Cara dan Doa Salat Tahajud

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:26 WIB

Salat Hajat: Niat, Cara, Waktu dan Doanya

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:43 WIB

Niat, Tata Cara dan Doa Salat Hajat

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:29 WIB
X