Ayat Kursi dalam Bahasa Arab dan Latin beserta Artinya

- Selasa, 11 Januari 2022 | 09:24 WIB
Ilustrasi Ayat Kursi
Ilustrasi Ayat Kursi

Ayat Kursi adalah surat Al Baqarah ayat 255, atau surat kedua dari Al Quran. Beberapa hadis telah menyatakan bahwa Ayat Kursi memuat berbagai keutamaan. Nabi Muhammad Saw. pun mengungkapkan bahwa Ayat Kursi dapat dibaca kapan pun dan di mana pun.

Sebuah atsar atau ucapan seorang sahabat yang disampaikan oleh Ali dari Abu Ubaid, bahwa Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Kitab itu diberikan kepada nabimu dari tempat kudus di bawah Arsy, dan belum pernah diberikan kepada siapa pun sebelumnya.” Sementara, Syaikh bin Baz juga menyebutkan bahwa Ayat Kursi merupakan ayat yang indah.

Ayat Kursi dalam kitab Al Quran memuat unsur tauhid dan keikhlasan kepada Allah Swt. Ketika Ayat Kursi dibacakan setelah shalat, orang yang membacanya akan terlindungi dari bahaya, bahkan saat tertidur.

Ayat Kursi pun dapat diamalkan sebagai kegiatan ibadah untuk kepentingan setiap Muslim. Ayat Kursi juga sangat mudah diingat. Apalagi umat Islam harus memahami waktu yang tepat dalam mengamalkannya.

Pertama, umat Islam akan memperoleh hak istimewa untuk masuk surga dengan membaca Ayat Kursi setiap shalat fardu. Maka dari itu, umat Islam dianjurkan membaca dzikir dan doa, serta membaca kembali Ayat Kursi setelah salam dalam shalat.

Dari Abu Umamah., Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Barangsiapa membaca Ayat Kursi setelah menyelesaikan shalat wajib, tidak ada yang menghalanginya untuk masuk surga kecuali kematian.” (HR. An Nasa'i)

Kedua, setiap Muslim yang membaca Ayat Kursi sebelum tidur pada malam hari, akan memperoleh jaminan dari Allah Swt. Bahkan, setan pun tidak dapat menggodanya sebelum fajar. Sebuah hadis dari Abu Hurairah mengungkapkan, "Rasulullah Saw. percayakan kepadaku untuk mengurus zakat selama bulan Ramadhan. Kemudian seseorang datang kepada saya dan mencuri beberapa makanan (zakat)….

Di akhir hadis, pencuri itu berkata, “Jika kamu ingin tidur, bacalah Ayat Kursi karena perlindungan Tuhan akan bersamamu dan iblis tidak akan mendekatimu sampai fajar. Selain itu, Nabi Muhammad Saw. bahkan berujar, "Dia mengatakan yang sebenarnya, meskipun dia pembohong. Itulah iblis." (HR. Al Bukhari).

Ketiga, Ayat Kursi juga menjadi pelindung bagi setiap Muslim jika dia mengamalkannya pada pagi dan sore hari sebagai bagian dari dzikir. Jika dibaca pada pagi hari, akan dilindungi oleh Allah Swt. sampai malam. Jika dibaca sore hari, Allah Swt. akan menjaganya sampai pagi.

Dasar pernyataannya mengacu pada hadis Ubay bin Ka'ab yang diriwayatkan bahwa  Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Barangsiapa yang membacanya di pagi hari, maka dia akan dilindungi oleh Allah (dari berbagai gangguan) hingga sore hari. Siapa pun yang membacanya di malam hari akan dilindungi hingga pagi hari. (HR. Al Hakim 1:562. Syekh Al Albani membenarkan hadis dalam Sahih At Targhib wa At Tarhib No: 655).

Beliau juga menyebutkan bahwa Ayat Kursi harus dibaca di berbagai kesempatan,  dan membacanya setiap malam sebelum tidur dan membaca Al Mu'awwidzatain (Surat Al Falaq dan An Nas) setelah sholat. Juga, harus membaca Ayat Kursi, surat Al Ikhlas, surat Al Mu'awwidzatain serta bagian terakhir dari surat Al Baqarah sebelum tidur.

Nabi Muhammad Saw. bersabda sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah ra., "Rasulullah Saw. setiap malam membaca Qul huwallahu ahad dan Al Mu'awwidzatain." Dalam sebuah hadis disebutkan pula sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas'ud, “Bukan Allah yang menciptakan langit dan bumi selain dari keagungan kalimat kursi (karena dalam ayat ini dicantumkan nama-nama dan sifat-sifat Allah). (HR. Tirmidzi)

Bacaan Ayat Kursi dengan bahasa Arab maupun Latin, serta artinya:

Ayat Kursi yang Merupakan Surat Al Baqarah Ayat 255

Latin:

Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la huu maa fis samaawaati wa maa fil ardh, man dzalladzii yasyfa’u ‘inda huu, illa bi idznih, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bisyay immin ‘ilmi hii illaa bi maa syaa’, wa si’a kursiyyuhus samaawaati wal ardh, wa laa ya’uuduhuu hifzhuhumaa, wa huwal ‘aliyyul ‘azhiiim.
Terjemahan:

Artinya:

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, serta mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan, Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Itulah Ayat Kursi yang juga merupakan surat Al Baqarah ayat 255, dengan bahasa Arab maupun Latin serta artinya. Ayat Kursi mudah dihafalkan dan diamalkan setiap hari untuk memperoleh keutamaannya.

Wallahu a’lam bishawab (hanya Allah Swt. yang mengetahui kebenarannya).

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Doyan Minum Kopi? Awas Penyakit Ini Menyerang

Senin, 23 Mei 2022 | 11:02 WIB
X