Selain Perkantoran, Bersepeda Juga Bisa Picu Klaster Baru Covid-19

- Rabu, 29 Juli 2020 | 15:52 WIB

HARIANHALUAN.COM - Sejak dikeluarkannya intruksi dari Pemerintah agar selalu menjaga peotokol kesehatan, orang berpacu untuk menjaga kesehatan dengan berolahrga. Salah satunya olahraga yang sedang banyak digemari masyarakat adalah sepeda.

Di Medan, Sumatera Utara, tren yang satu ini dikhawatirkan justru bisa memicu terbentuknya klaster baru. Kepala Satpol PP Sumatera Utara, Suriadi menyebutkan jika pihaknya kerap mendapati pesepeda yang tidak menerapkan protokol pencegahan COVID-19.

Misalnya warga yang tidak memakai masker atau yang bandel masih berkumpul tanpa mengindahkan aturan jaga jarak. Tak cukup sampai di situ, tak sedikit dari pesepeda yang turut serta membawa anak kecil bahkan balita.

"Temuan kami di lapangan, warga yang berolahraga masih banyak yang membawa anak kecil, bahkan balita. Tanpa menggunakan masker dan membentuk kerumunan di seputaran Lapangan Merdeka (Medan)," katanya, dikutip dari Wowkeren.com, Rabu (29/7/2020).

Pada hari Minggu (26/7) misalnya. Suriadi mengatakan saat melakukan pengawasan di Lapangan Merdeka, para personel Satpol PP Sumut dan Polri banyak melakukan tindakan penertiban terhadap para pesepeda. Selain tidak memakai masker, para pesepeda juga tak menjaga jarak saat berduduk-duduk untuk beristirahat.

Dibanding mereka yang usia produktif, anak-anak dan lansia lebih rentan terpapar COVID-19. Namun, justru kalangan pesepeda tak sedikit datang dari kalangan ini.

"Bahkan ada yang tidak terima saat ditegur petugas untuk disiplin protokol kesehatan," ujar Suriadi. "Anak-anak dan lansia yang ikut bersepeda pun banyak yang tidak mengenakan masker, padahal mereka lebih rentan terinfeksi COVID-19."

Bersepeda memang menjadi pilihan olahraga ringan yang mudah dilakukan. Namun, ia mengingatkan jika dalam melakukan aktivitas ini protokol kesehatan juga harus diterapkan. Sebab aktivitas bersepeda yang dilakukan di keramaian justru bisa memicu klaster baru COVID-19.

Oleh sebab itu, petugas akan menghentikan pesepeda yang kedapatan tidak mengenakan masker dan membubarkan kerumunan. "Bukan hanya di Lapangan Merdeka, tindakan yang sama juga akan dilakukan di lokasi-lokasi lain yang kerap menjadi tempat para pesepeda bertemu atau berkumpul," ujar dia. (*)
 

Editor: Administrator

Terkini

Benarkah Minum Air Lemon Berbahaya bagi Ginjal?

Kamis, 28 Oktober 2021 | 04:45 WIB

Penyebab Seorang Pekerja Mengalami Burnout

Kamis, 28 Oktober 2021 | 00:19 WIB

Tahapan Seseorang Mengalami Burnout

Kamis, 28 Oktober 2021 | 00:19 WIB

Sedang Merasa Burnout? Berikut Cara Mengatasinya!

Kamis, 28 Oktober 2021 | 00:19 WIB

5 Jenis Bekas Jerawat yang Perlu Diketahui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:33 WIB

Bahaya Operasi Plastik, Bisa Sebabkan Kematian

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:45 WIB
X