Apa Itu Kelenjar Getah Bening? Kenali Gejala dan Penyebabnya

- Sabtu, 22 Agustus 2020 | 13:40 WIB

HARIANHALUAN.COM - Penyakit kelenjar getah bening merupakan salah satu yang bisa menyebabkan kematian. Kelenjar getah bening ini berukuran kecil yang berfungsi untuk menyaring cairan dari sistem jaringan limfa.

Melansir Healthline melalui Kontan.co.id, Sabtu (22/8/2020), fungsi kelenjar getah bening seperti pos pemeriksaan. Kelenjar ini bertindak sebagai filter untuk mencegah bakteri, virus, atau sel abnormal menyerang tubuh.

Kelenjar getah bening juga menyimpan sel daya tahan tubuh seperti sel darah putih. Sel darah putih bertanggung jawab membasmi organisme yang menyerang tubuh.

Posisi kelenjar getah bening terletak di seluruh tubuh. Kelenjar ini bisa dirasakan di ketiak, bawah rahang, leher samping, selangkangan, dan di atas tulang selangka.

Kelenjar getah bening dalam kondisi normal ukurannya sebesar biji kacang. Namun, kelenjar ini bisa membengkak dari seukuran buah ceri sampai ukuran yang lebih besar.

Kelenjar getah bening bengkak terkadang terasa sakit saat disentuh atau melakukan gerakan tertentu.

Selain bengkak dan nyeri, gejala lain yang menyertai pembengkakan kelenjar getah bening yakni, batuk, kelelahan, demam tinggi, panas dingin, pilek, sering berkeringat di malam hari.

Penyebab kelenjar getah bening bengkak bisa beragam, mulai dari infeksi sampai tumor. Berikut beberapa di antaranya:

1. Infeksi

Melansir Mayo Clinic, penyebab kelenjar getah bening bengkak yang paling umum adalah infeksi, terutama infeksi virus dan bakteri. Beberapa infeksi umum yang bisa membuat kelenjar getah bening bengkak yakni flu, radang tenggorokan, campak, infeksi telinga, gigi berlubang, mononukleosis, dan HIV.

Jenis infeksi yang tidak umum, namun bisa membuat kelenjar getah bening bengkak yakni tuberkulosis (TBC), sifilis, toksoplasma, sampai infeksi karena cakaran kucing.

2. Gangguan sistem daya tahan tubuh

Masalah pada sistem daya tahan tubuh juga bisa menjadi penyebab kelenjar getah bening bengkak, antara lain:

Lupus

Penyakit peradangan kronis ini menyerang sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung, dan paru-paru.

Artritis reumatoid

Penyakit peradangan kronis ini dapat menyerang seluruh jaringan yang melapisi sendi.

3. Kanker

Penyebab kelenjar getah bening bengkak yang cukup jarang terjadi adalah kanker. Terdapat dua jenis kanker yang jamak memengaruhi kelenjar getah bening, yakni kanker kelenjar getah bening dan leukemia atau kanker darah.

Beberapa jenis kanker lain ada juga yang menyebar (bermetastasis) sampai ke kelenjar getah bening dan memicu bengkak pada kelenjar tersebut.

4. Efek samping obat tertentu

Penyebab kelenjar getah bening bengkak lainnya adalah efek samping obat. Beberapa jenis obat seperti obat antikejang dan obat pencegah malaria dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening bengkak perlu segera mendapatkan penanganan medis.

Temui dokter apabila kelenjar getah bening bengkak dan nyeri selama beberapa hari. Pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak diobati dengan tepat dapat memicu komplikasi terbentuknya abses.

Abses adalah kumpulan nanah yang disebabkan infeksi. Nanah mengandung cairan, sel darah putih, jaringan mati, dan bakteri. Untuk memastikan penyebab kelenjar getah bening bengkak, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan fisik, tes darah, pemindaian (CT scan), atau biopsi. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Kaya Vitamin C, Ini Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan

Sabtu, 25 September 2021 | 10:15 WIB

Lingkungan: Definisi, Fungsi, dan Manfaatnya

Jumat, 24 September 2021 | 23:34 WIB

Waspada Pendarahan Otak, Berikut Cara Untuk Mencegahnya

Jumat, 24 September 2021 | 12:45 WIB

Kenali Penyebab dan Gejala Pendarahan Otak

Jumat, 24 September 2021 | 12:00 WIB
X