Simak Sejarah dan Tradisi pada Hari Raya Imlek di Tahun Macan Air

- Rabu, 26 Januari 2022 | 13:19 WIB
Ilustrasi sejarah dan tradisi pada Tahun Baru China atau Hari Raya Imlek
Ilustrasi sejarah dan tradisi pada Tahun Baru China atau Hari Raya Imlek

Siap-siap hari raya Imlek tahun 2022 segera datang! Mari menyambut tahun baru China dengan menggunakan warna merah dan menghias rumah dengan hiasan khas Negeri Tirai Bambu, seperti lentera-lentera.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biroaksi RI Nomor 963 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021 dan Nomor 4 Tahun 2021, Pemerintah telah menetapkan hari libur untuk perayaan Hari Raya Imlek tahun 2022 pada Selasa, 1 Februari 2022.

Baca Juga: Tanggal Berapa Hari Imlek 2022? Catat Tanggal Perayaannya!

Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili juga menandai dimulainya tahun Shio Macan Air 2022. Macan sendiri merupakan wujud dari pengusir kejahatan, keberanian, kekuatan, dan kepercayaan diri. Pada tahun ini, dipercaya warna hijau dan biru dipercaya akan membawa keberuntungan bagi pemilik shio macan di tahun 2022. Sementara itu, angka keberuntungannya adalah 1, 3, dan 7.

Sejarah Hari Raya Imlek

Imlek merupakan salah satu perayaan yang dilakukan oleh masyarakat China sejak zaman dahulu. Dilansir dari Kompas.com, Imlek sudah dirayakan sejak 3.500 tahun lalu. Sebagian meyakini Tahun Baru China atau Imlek berasal dari Dinasti Shang (1600–1046 SM).

Pada zaman dahulu, perayaan Imlek dilakukan dengan cara orang-orang mengadakan upacara pengorbanan sebagai wujud hormat kepada Tuhan dan leluhur. Ritual ini dilakukan di awal atau akhir tahun. Kemudian pada era Dinasti Zhou, Imlek diadakan bukan hanya sebagai bentuk penghormatan pada Tuhan dan leluhur, tapi juga sebagai momentum mempersembahkan hasil bumi sebagai bentuk syukur dan terima kasih atas panen yang masyarakat dapatkan.

Selain itu, ada mitos yang juga mengiringi kemunculan perayaan Imlek. Menurut legenda, di setiap malam tahun baru akan datang monster bernama Nian. Kebanyakan orang akan bersembunyi masuk ke dalam rumah. Tetapi, seorang anak berani keluar untuk menghadapinya dengan membunyikan petasan. Keesokan harinya, orang-orang merayakan keselamatan hidup mereka dengan menyalakan lebih banyak petasan. Jadi, mungkin itulah alasan mengapa saat perayaan Imlek ramai orang-orang menyalakan petasan untuk mengusir monster-monster jahat.

Baca Juga: Ornamen Imlek Dominan Warna Merah, Ternyata Ini Alasannya

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Kompas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Doyan Minum Kopi? Awas Penyakit Ini Menyerang

Senin, 23 Mei 2022 | 11:02 WIB
X