Valentine Day: Asal Mula dan Hukumnya Bagi Umat Muslim

- Jumat, 28 Januari 2022 | 09:24 WIB
Ilustrasi seseorang memikirkan persoalan Hari Valentine 2022
Ilustrasi seseorang memikirkan persoalan Hari Valentine 2022

Asal Mula Valentine Day

Hari Valentine, atau disebut juga sebagai Hari St. Valentine, merupakan hari libur yang jatuh tiap tanggal 14 Februari, apalagi sepasang kekasih umumnya mengungkapkan kasih sayang mereka dengan salam dan hadiah. Sejarah Valentine pun berasal dari festival Romawi Lupercalia, yang diadakan pada pertengahan Februari. Festival yang merayakan datangnya musim semi itu, termasuk upacara kesuburan dan pemasangan undian antara wanita dan pria.

Beberapa orang pun percaya bahwa Hari Valentine diperingati sebagai hari kematian atau penguburan Valentine, yang mungkin terjadi sekitar tahun 270 M. Namun, yang lain mengklaim bahwa gereja Kristen mungkin telah memutuskan untuk menempatkan Hari Valentine di pertengahan Februari.

Dirayakan pada 14 atau 15 Februari, Lupercalia adalah festival kesuburan yang didedikasikan untuk Faunus, dewa pertanian Romawi, serta pendiri Romawi Romulus dan Remus. Untuk memulai festival, anggota Luperci, ordo pendeta Romawi, akan berkumpul di gua suci ketika bayi Romulus dan Remus, pendiri Roma, diyakini dirawat oleh serigala betina.

Para imam pun akan mengorbankan seekor kambing untuk kesuburan, dan seekor anjing untuk pemurnian. Mereka kemudian akan mengupas kulit kambing menjadi potongan-potongan, mencelupkannya ke dalam darah korban dan turun ke jalan, dengan lembut menampar wanita maupun ladang tanaman dengan kulit kambing itu. Wanita Romawi akan menyambut sentuhan kulit tersebut, karena dipercaya membuat mereka lebih subur di tahun mendatang.

Di kemudian hari, menurut legenda, semua wanita muda di kota itu akan memasukkan nama mereka ke guci besar. Para bujangan kota masing-masing akan memilih nama dan dipasangkan untuk tahun itu dengan wanita pilihannya. Pertandingan seperti ini sering berakhir dengan adanya pernikahan di antara mereka.

Namun pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I melarang perayaan Lupercalia dan dikaitkan dengan penggantinya sebagai Hari Valentine. Meski begitu, asal mula Hari Valentine sebenarnya masih belum jelas. Kemudian, Hari Valentine sendiri awalnya tidak dirayakan sebagai hari romantis hingga hal itu berubah pada abad ke-14. Kini, Hari Valentine pun akan dirayakan pada 14 Februari 2022 sebagai hari kasih sayang.

Gereja Katolik mengakui setidaknya ada tiga orang kudus yang berbeda bernama Valentine atau Valentinus, yang semuanya menjadi martir. Salah satu legenda menyatakan bahwa Valentine adalah seorang imam yang melayani selama abad ketiga di Roma.

Ketika Kaisar Claudius II memutuskan bahwa pria lajang sebagai prajurit itu lebih baik ketimbang mereka memiliki istri dan keluarga, dia pun melarang pernikahan bagi pria muda. Valentine yang menyadari ketidakadilan dekret tersebut pun menentang Claudius II dan terus mengesahkan pernikahan untuk para kekasih muda secara rahasia. Ketika tindakan Valentine itu ketahuan, Claudius lalu memerintahkan agar dia dihukum mati. Karena alasan inilah, Hari Valentine dikaitkan dengan cinta.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Normalkah Ukuran Mr P Anda? Cek di Sini!

Senin, 16 Mei 2022 | 14:20 WIB
X