Valentine Day: Asal Mula dan Hukumnya Bagi Umat Muslim

- Jumat, 28 Januari 2022 | 09:24 WIB
Ilustrasi seseorang memikirkan persoalan Hari Valentine 2022
Ilustrasi seseorang memikirkan persoalan Hari Valentine 2022

Legenda lainnya menceritakan bahawa ada seorang imam yang menjadi martir sekitar 270 M oleh kaisar Claudius II Gothicus. Valentine mungkin telah dibunuh, karena berusaha membantu orang Kristen melarikan diri dari penjara Romawi yang keras, ketika mereka sering dipukuli dan disiksa.

Menurut salah satu legenda, Valentine yang dipenjara sebenarnya mengirim “Valentine” pertama untuk menyapa dirinya sendiri setelah dia jatuh cinta pada seorang gadis muda, yang merupakan putri dari seorang sipir yang mengunjunginya selama kurungan. Sebelum kematiannya, Valentine diduga menulis surat “from your Valentine”, sebuah ekspresi yang masih digunakan hingga kini.

Catatan lain menyatakan bahwa St. Valentine berasal dari Terni, seorang uskup, yang dijadikan nama Hari Valentine. Dia pun dipenggal oleh Claudius II di luar Roma. Ada pula kemungkinan Valentine seorang imam dan seorang uskup ini sebenarnya adalah satu orang.

Perlu diketahui, martir berdasarkan kamus bahasa Indonesia adalah orang yang rela menderita atau mati ketimbang menyerah karena mempertahankan agama atau kepercayaan. Ataupun, orang yang mati dalam memperjuangkan kebenaran agama atau mati syahid.

Meskipun kebenaran di balik legenda Valentine tidak jelas, semua cerita menekankan daya tariknya sebagai sosok yang simpatik, heroik, dan romantis. Pada Abad Pertengahan, mungkin berkat reputasi itulah, Valentine akan menjadi salah satu santo paling populer di Inggris dan Prancis.

Salam Valentine sangat populer sejak Abad Pertengahan, meski tulisan Valentine baru muncul setelah tahun 1400. Valentine tertua yang masih ada hingga kini adalah puisi yang ditulis pada 1415 oleh Charles, Duke of Orleans, kepada istrinya saat dia dipenjarakan di Menara London setelah penangkapannya di Pertempuran Agincourt.

Salam itu pun sekarang menjadi bagian dari koleksi manuskrip British Library di London, Inggris. Beberapa tahun kemudian, diyakini bahwa Raja Henry V menyewa seorang penulis bernama John Lydgate untuk menulis surat Valentine kepada seorang wanita bernama Catherine.

Pada tahun 1500-an, pesan formal Hari Valentine pun bermunculan dan pada akhir 1700-an, kartu-kartu dicetak dan digunakan secara komersial. Kartu Hari Valentine pertama kali dikomersialkan di Amerika Serikat pada pertengahan 1800 hingga 1900-an. Sebab, terjadinya kemajuan teknologi percetakan.

Hari Valentine pun biasanya menggambarkan Cupid pada kartu Hari Valentine. Cupid sering ditampilkan sebagai kerub telanjang yang meluncurkan panah cinta kepada kekasih yang tidak menaruh curiga. Namun, Dewa Romawi Cupid berakar pada mitologi Yunani sebagai dewa cinta Yunani bernama Eros.

Beberapa orang bahkan mengatakan Cupid adalah putra Nyx dan Erebus, atau putra dari Aphrodite dan Ares. Sementara, ada pula yang menyatakan bahwa Cupid adalah putra Iris dan Zephyrus, atau bahkan Aphrodite dan Zeus.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Resep Kue Putu, Cocok Disantap Saat Hujan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:22 WIB

Ini 5 Makanan Penangkal Flu yang Jarang Disadari

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:22 WIB
X