Resep Sehat dan Mudah bagi Balita, Remaja, dan Lansia di Hari Gizi Nasional Indonesia

- Kamis, 24 Februari 2022 | 15:32 WIB
Ilustrasi Hari Gizi Nasional Indonesia 2022
Ilustrasi Hari Gizi Nasional Indonesia 2022

Hari Gizi Nasional di Indonesia ternyata diperingati dalam dua waktu. Hal itu terwujud dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi makanan bergizi sejak dini. Tanggal 25 Januari sebagai Hari Gizi dan Makanan, sedangkan 28 Februari sebagai Hari Gizi Nasional Indonesia.

Hari Gizi Nasional Indonesia pun menjadi agenda penting bagi pemerintah untuk memberikan penyuluhan terhadap program Perbaikan Gizi Nasional. Adapun tujuan program ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi, serta pertumbuhan masyarakat sehat dan berkualitas.

Tercatat bahwa pada 2017-2018, ada 70 anak di wilayah Asmat yang meninggal dunia akibat wabah gizi buruk dan campak. Untuk itu, kini Hari Gizi Nasional Indonesia memegang peranan penting. Pemerintah Indonesia bahkan berupaya mengatasi permasalahan gizi di berbagai daerah, misal menggalakkan pembangunan infrastruktur di Indonesia sehingga akses transportasi lancar dan harga pokok terutama kebutuhan medis pun lebih murah.

 

Masyarakat Indonesia juga harus mulai mengurangi makanan instan, serta mengonsumsi gizi makanan secukupnya dan menerapkan pola hidup sehat agar gizi dalam tubuh selalu seimbang. Jika masyarakat peduli permasalahan gizi ini, akan terpengaruh pula peningkatan kesehatan dan kualitas diri masyarakatnya.

Hari Gizi Nasional Indonesia juga merupakan pengingat diri sendiri untuk berusaha membangun manusia yang lebih sehat dan cerdas. Adapun permasalahan gizi yang terjadi saat ini adalah penderita gizi buruk yang ditemukan pada anak balita (di bawah usia lima tahun), tragedi kemanusiaan marasmus (busung lapar karena kekurangan kalori), dan kwashiorkor (kekurangan protein) pada anak.

Masyarakat saat ini pun banyak mengalami permasalahan seputar gizi buruk, seperti kurang asupan gizi atau konsumsi makanan tidak sehat. Begitu pula dengan remaja yang harus memilih makanan sehat, karena makanan adalah kebutuhan pokok bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh diri sendiri. Jika kekurangan makanan sehat, gangguan metabolisme yang membahayakan pun muncul.

 

Persoalan gizi sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama oleh Bapak Gizi Nasional Indonesia, yaitu Prof. Poerwo Soedarmo sejak awal kemerdekaan. Karena gizi memang sangat penting dalam kehidupan kita sebagai masyarakat yang berbangsa dan bernegara.

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Mata Bisa Deteksi Dini Penyakit, Begini Caranya

Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:30 WIB

Resep Kue Putu, Cocok Disantap Saat Hujan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:22 WIB

Ini 5 Makanan Penangkal Flu yang Jarang Disadari

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:22 WIB
X