Niat Salat Jenazah untuk Laki-laki dan Perempuan dalam bahasa Arab dan Latin serta Artinya

- Kamis, 10 Maret 2022 | 15:00 WIB
Ilustrasi salat jenazah
Ilustrasi salat jenazah

Salat jenazah adalah ibadah yang dikerjakan Nabi Muhammad Saw. dan para sahabatnya. Karena itu, salat jenazah menjadi salat satu ciri dari umat Nabi Muhammad Saw. Ulama Jumhur pun berpendapat bahwa hukum salat jenazah adalah fardu kifayah. Namun, Al Ashbagh mengungkapkan salat jenazah hukumnya sunah kifayah.

Fardu kifayah adalah hukum salat jenazah dengan ketentuan apabila sudah ada orang yang melaksanakannya, kewajiban pun gugur bagi orang yang lain. Meski begitu, salat jenazah tetap disarankan untuk dikerjakan bagi siapa pun yang mengetahui kematian saudara muslimnya.

Sementara, sunah kifayah adalah hukum salat jenazah dengan ketentuan apabila tidak ada seorang pun yang mengerjakannya, tidak ada orang yang berdosa kecuali kehilangan kesunahannya. Sementara, salat jenazah tidak disyariatkan untuk berjamaah sehingga tetap sah meski dilakukan seorang diri.

Sama halnya dengan salat pada umumnya, umat muslim harus melafalkan niat salat jenazah sebelum menunaikan ibadah salat jenazah secara keseluruhan. Tentu, niat salat jenazah berbeda antara laki-laki dan perempuan.

Adapun 8 rukun salat jenazah adalah sebagai berikut: 1) Niat, menghadap kiblat karena Allah; 2) Berdiri bagi yang mampu; 3) Empat kali takbir yang diselingi oleh beberapa bacaan; 4) Al Fatihah setelah takbir pertama; 5) Shalawat kepada Nabi Saw. setelah takbir kedua; 6) Berdoa setelah takbir ketiga; 7) Berdoa setelah takbir keempat; 8) Salam.

Perlu diketahui, salat jenazah adalah salat yang dilaksanakan bagi jenazah muslim. Setiap muslim yang meninggal baik laki-laki maupun perempuan wajib disalati oleh muslim yang masih hidup dengan hukumnya fardu kifayah. Salat jenazah pun memiliki ketentuan dalam pelaksanaannya agar hukumnya sah.

Dalam salat jenazah, muslim harus menutup aurat layaknya syarat sah salat, suci dari hadats besar dan kecil, suci badan, pakaian, dan tempat, serta menghadap kiblat. Sementara, jenazah harus beragama Islam serta sudah dimandikan dan dikafani. Jenazah dapat diletakkan di sebelah kiblat orang-orang yang salat jenazah, kecuali jika salat dilakukan di atas kubur atau salat gaib.

Jenazah pun berada di depan orang-orang yang salat jenazah. Jika jenazah laki-laki, imam akan berdiri menghadap dekat kepala jenazah. Namun apabila jenazah perempuan, imam akan menghadap dekat perutnya. Dalam salat jenazah, imam pun berdiri paling depan dan diikuti makmum. Jika sedikit orang yang salat jenazah, sebaiknya dibuat tiga shaf.

Tata cara salat jenazah pun didasari oleh hadis sebagai berikut, "Dari Abi Umamah bin Sahl bahwa seorang sahabat Rasulullah Saw. mengabarkannya bahwa aturan sunah dalam salat jenazah itu adalah imam bertakbir kemudian membaca Al Fatihah setelah takbir pertama secara sirr di dalam hatinya. Kemudian, bershalawat kepada Rasulullah Saw., menyampaikan doa khusus kepada jenazah dan membaca salam." (HR. Al Baihaqi) Dari hadis tersebut, salat jenazah dilaksanakan tanpa rukuk dan sujud serta tanpa azan dan ikamah.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Resep Kue Putu, Cocok Disantap Saat Hujan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:22 WIB

Ini 5 Makanan Penangkal Flu yang Jarang Disadari

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:22 WIB
X