Hasil Riset Kaitkan Kasus Kanker dengan Konsumsi Alkohol

- Jumat, 16 Juli 2021 | 07:49 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PARIS, HARIANHALUAN.COM -- Penelitian soal kanker digagas oleh International Agency for Research on Cancer di Prancis. Studi terkini meninjau hubungan sejumlah kasus baru kanker sepanjang tahun lalu dengan konsumsi alkohol. Secara global, alkohol dikaitkan dengan 740 ribu kasus kanker yang terdiagnosis pada 2020.

Riset menunjukkan, minuman beralkohol utamanya berkontribusi pada kasus kanker kerongkongan, kanker hati, dan kanker payudara. Konsumsi alkohol telah terbukti menyebabkan kerusakan DNA melalui peningkatan produksi bahan kimia berbahaya dalam tubuh dan memengaruhi produksi hormon.

Melansir Republika, alkohol juga dapat memperburuk efek penyebab kanker dari zat lain, seperti tembakau. Di sisi lain, kondisi ketidakpastian dan kecemasan akibat pandemi justru meningkatkan frekuensi minum alkohol di rumah, yang disebut sebagai "Covid hangover".

Berdasarkan studi, sebanyak empat persen dari semua kasus kanker yang baru didiagnosis secara global tahun lalu mungkin terkait dengan kebiasaan minum alkohol. Kasus pada pasien pria tercatat lebih dari tiga perempat dari jumlah keseluruhan.

Di Irlandia, minuman keras menyumbang 3,9 persen kasus kanker baru tahun lalu, dengan diagnosis pada 670 pria dan 380 perempuan. Inggris sedikit lebih tinggi dengan perkiraan empat persen kasus kanker terkait dengan alkohol, dengan 16.800 pasien.

Di Amerika Serikat, konsumsi alkohol menyumbang tiga persen (52.700 pasien) kasus kanker. Beberapa gambaran di negara lain, yakni lima persen di Prancis, empat persen di Jerman, lima persen di India, enam persen di Cina, dan 10 persen di Mongolia. Kuwait tercatat paling rendah dalam daftar sebab terdeteksi kurang dari lima kasus.

Pada negara dan komunitas tertentu, minum alkohol menjadi kelaziman, meskipun temuan studi yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Oncology itu menunjukkan tidak ada tingkat minum alkohol yang "aman". Peneliti studi, Harriet Rumgay, menekankan pentingnya peningkatan kesadaran publik tentang hubungan konsumsi alkohol dan risiko kanker.

"Strategi kesehatan masyarakat seperti pengurangan ketersediaan alkohol, pelabelan produk alkohol dengan peringatan kesehatan, dan larangan pemasaran dapat mengurangi tingkat kanker yang disebabkan oleh alkohol," ungkap Rumgay, dikutip dari laman Independent. (*)

 

Editor: Rahma Nurjana

Tags

Terkini

Perbedaan Thrift Shop dan Preloved

Senin, 27 September 2021 | 22:28 WIB

Penyebab Komedo Hitam (Blackhead) dan Cara Mengatasinya

Senin, 27 September 2021 | 21:57 WIB

Face Wash untuk Menghilangkan Komedo di Bawah 50 Ribuan

Senin, 27 September 2021 | 21:54 WIB

6 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Membeli Baju Thrift

Senin, 27 September 2021 | 21:46 WIB

Mengenal Thrifting yang Lagi Hits di Kalangan Anak Muda

Senin, 27 September 2021 | 17:28 WIB
X