Kisah Mistis, Wanita Bergaun Merah Membersihkan Museum di Jakarta

Jefli Bridge
- Rabu, 4 Agustus 2021 | 21:55 WIB
Ilustrasi mistis
Ilustrasi mistis

Kedua, cerita paling kondang ialah misteri mengenai koleksi Gamelan Sunda yang terdapat di lantai 2 museum. Terdapat kebijakan yang melarang pengunjung untuk membunyikan alat musik tersebut. Usut punya usut, hal ini karena tindakan tersebut diyakini akan dapat mengganggu makhluk yang mendiami lokasi sekitar di mana gamelan tersebut diletakkan!

Secara bentuk, boneka tersebut sesungguhnya sudah tampak sedikit menyeramkan dengan sosok pria hitam yang memakai baju serba putih. 

Ditambah lagi sejarah dan legenda yang menyebut bahwa boneka yang digunakan pada upacara kematian masyarakat di Pulau Samosir tersebut kerap dihuni oleh arwah orang meninggal yang merasuki boneka.

Selain itu, si pembuat boneka tersebut dipercaya akan langsung meninggal beberapa saat setelah boneka tersebut jadi dan digunakan dalam upacara. Sungguh menyeramkan bukan?

Misteri yang menyelimuti museum tersebut seakan nyata seiring cukup banyaknya cerita horor yang dialami langsung oleh pengunjung bahkan petugas museum sekalipun.

Sejarah Museum Wayang

Sebelum menjadi museum, gedung di kawasan Kota Tua Jakarta ini dulunya merupakan sebuah bangunan gereja bernama De Oude Hollandche Kerk atau Gereja Lama Belanda yang dibangun di tahun 1640.

Melansir laman situsbudaya.id, gereja tersebut kemudian mengalami perombakan di tahun 1732 dan namanya diubah menjadi Gereja Baru Belanda atau De Nieuwe Hollandse Kerk. Sayangnya, akibat gempa bumi yang terjadi di tahun 1808, bangunan gereja itupun roboh.

Selanjutnya, Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia atau Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen pun memutuskan membeli bangunan bekas gereja itu yang diserahkan kepada Yayasan Oud Batavia yang mengubahnya menjadi Oud Bataviaasche Museum pada tahun 1939, seperti yang banyak dikisahkan di Museum Wayang.

Setelah mengalami beberapa kali peralihan kepemilikan, bangunan ini akhirnya dikelola Pemprov DKI Jakarta yang lantas memutuskan untuk menjadikannya Museum Wayang di tahun 1968. Peresmiannya sendiri dilakukan oleh Gubernur Ali Sadikin pada 13 Agustus 1975 dan sempat diperluas pada tahun 2000-an. Saat ini, bangunan Museum Wayang terdiri dari 2 lantai.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

7 Contoh Kata-Kata Mutiara Untuk Ucapan 17 Agustus

Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:29 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Untuk Anak-Anak

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:04 WIB

Geger! Ada Temuan Cabai Porno di Solo, Bentuknya Unik

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:53 WIB
X