Objek Wisata Lubang Japang Bukittinggi, Rasakan Sensasi Benteng Bawah Tanah Terkuat se-Asia Tenggara

- Minggu, 27 November 2022 | 18:10 WIB
Objek Wisata Lubang Japang Bukittinggi, Rasakan Sensasi Benteng Bawah Tanah Terkuat se-Asia Tenggara (Vesco Davian)
Objek Wisata Lubang Japang Bukittinggi, Rasakan Sensasi Benteng Bawah Tanah Terkuat se-Asia Tenggara (Vesco Davian)

HARIANHALUAN.COM - Kota Bukittinggi memiliki berbagai macam destinasi wisata sejarah, salah satunya adalah Lubang Japang yang terletak di kawasan Taman Panorama. Objek sejarah ini adalah destinasi wisata yang wajib dikunjungi jika ke Bukittinggi.

Dengan luas total 6,5 kilometer, wisatawan dapat menyaksikan bagaimana kejamnya masa penjajahan Jepang di salah satu kota bersejarah di Indonesia ini.

Sebagai kota pusat pemerintahan penjajahan, baik oleh Kolonial Belanda, maupun Jepang, Kota Bukittinggi harus mempunyai pertahanan yang baik saat perang dunia kedua berlangsung.

Baca Juga: Liburan di Bukittinggi, Jangan Lupa Kunjungi Taman Panorama Lubang Japang

Harlinal, Tour Guide yang menemani Harianhaluan.com saat mengunjungi Lubang Japang bercerita, wisatawan yang berkunjung ke Lubang Japang bisa merasakan sensasi menulusuri bungker pertahanan bawah tanah itu sedalam 1,5 kilometer.

Tidak hanya goa, Lubang Jaoang ternyata juga memiliki ruang-ruang lengkap untuk keperluan tentara Jepang seperti ruang amunisi, barak tempat tinggal prajurit, ruang rapat, ruang makan, dapur, bahkan penjara tahanan.

"Awalnya, lobang pertahanan ini akan dijadikan Jepang sebagai benter pertahanan terbesar di Asia Tenggara saat perang dunia kedua. Oleh sebab itu, ruangan-ruangan di dalamnya cukup lengkap. Didalamnya ada sekitar 21 lorong yang saling terhubung seperti labirin," ujarnya, Minggu 27 November 2022.

Tidak hanya fasilitas yang cukup lengkap, lubang pertahanan yang berada 40 meter di bawah tanah itu juga memiliki berbagai lorong tembusan ke fasilitas-fasilitas penting di Kota Bukittinggi.

"Kalau ditelusuri semuanya, lubang ini juga memiliki lorong untuk melarikan diri ke dalam jurang, bahkan tembus sampai ke belakang Istana Bung Hatta yang saat itu merupakan pusat pemerintahan untuk Indonesia bagian Barat," tuturnya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X