Pahami, ODGJ Bukan Hanya Orgil Atau Schizophrenia

- Rabu, 30 November 2022 | 17:11 WIB
Ilustrasi (Health.com)
Ilustrasi (Health.com)

HARIANHALUAN.COM- Masalah kesehatan jiwa adalah masalah yang sama seriusnya dengan kesehatan fisik. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu maknanya luas, tidak merujuk pada 'orang gila' atau orang dengan schizophrenia saja.

Jadi, ada stigma di Indonesia    bahwa orang yang memilki masalah kejiwaan disebut orang gila. Padahal masalah kejiwaan itu banyak, dan yang disebut 'gila' itu sebutannya pasien atau orang dengan schizophrenia.

"Orang gila itu sifatnya stigmatis, sebenarnya merujuk pada suatu kondisi jiwa yang namanya schizophrenia. Kita sekatang sebutnya Orang Dengan Scziophrenia (ODS)" kata Dr Andri, Sp.Kj sebagaimana dikutip Harianhaluan.com melalui kanal Youtube Dr Richard Lee pada 30 November 2022.

Baca Juga: Cara Mudah Tangkap Eddy Tansil Malah Jadi Bahan Becandaan, Netizen Juga Bisa Hitungan Detik

ODS itu bukan disebabkan gangguan mistis ataupun roh, ada indikasi karena gangguan medis.

"ODGJ itu adalah orang-orang yang termasuk lupa ingatan. Bahkan menyakiti dirinya, bahkan bisa menyakiti orang lain," kata Pratiwi Noviyanthi, mantan pramugari yang gemar menolong orang ODGJ, 30 November 2022.

"Pernah liat om Deddy, yang nyakitin tangannya diikat-ikat, sampai jari tangannya pada kecil-kecil. Itu lebih parah lagi dari ODGJ," lanjutnya.

Sebenarnya, masalah ini sudah diatur di dalam Undang-undang (UU). UU Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa.

Pasal 1 ayat 2 berbunyi,

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X