Ingatkan Tentang Kematian, Ini Lirik Lagu Religi Kelayung-Layung yang Dinyanyikan Denny Caknan

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 18:49 WIB
Foto Denny Caknan ketika menyanyikan ulang lagu religi Kereta Jawa Kelayung-Layung
Foto Denny Caknan ketika menyanyikan ulang lagu religi Kereta Jawa Kelayung-Layung

HARIANHALUAN.COM - Lagu religi ‘Kereta Jawa’ atau yang sekarang populer dengan nama Kelayung-Layung sudah ada sejak lama.

Lagu Kereta Jawa atau Kelayung-Layung ini diciptakan oleh Bugiakso.

Kini lagu religi Kereta Jawa atau Kelayung-Layung dinyanyikan ulang oleh penyanyi sekaligus pencipta lagu pop Jawa dan koplo terkenal, Denny Caknan.

Baca Juga: Kisah Dibalik Lagu December. Berikut Lirik Dan Terjemahan Lagu December dari Neck Deep

Denny Caknan secara resmi merilis ulang lagu tersebut melalui akun Youtubenya @DC.PRODUCTION sejak 15 April 2022 lalu.

Lagu tersebut pun berhasil memperoleh antusiasme netizen yang cukup tinggi. Sebagaimana terlihat dari jumlah ditonton yang cukup tinggi yakni lebih dari 2 juta views, 40 ribu likes dan 3,1 ribu komentar. Hampir seluruh netizen menyambut baik perilisan lagu tersebut.

Sebagaimana yang dituturkan salah satu pengguna Youtube @Mistery**.

Baca Juga: Sejarah dan Filosofi Makna Lirik Lagu Turi Putih: Sholawat Pengingat Kematian yang Bikin Merinding

"Langsung gas nih. Lagu yang penuh dengan nasihat baik..untuk mengingatkan bahwa setiap manusia akan mati, maka carilah bekal untuk pulang ke surga-Nya. Suara Denny Caknan memang mantab"

Berikut lirik lagu Kereta Jawa atau Kelayung-Layung sebagaimana yang dilansir Harianhaluan.com dari akun Youtube Denny Caknan @DC.PRODUCTION beserta artinya dalam bahasa Indonesia.

Ono tangis kelayung-layung
Tangise wong kang wedi mati
Gedhongono kuncenono
Yen wis mati mongso urungo

Baca Juga: Ini Lirik Lagu Sholawat Turi Putih yang Populer Dinyanyikan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf

Ditumpakke kereto jowo
Rodane roda manungso
Ditutupi ambyang-ambyang
Disirami banyune kembang

Ono tangis kelayung-layung
Tangise wong kang wedi mati
Gedhongono kuncenono
Yen wis mati mongso urungo

Halaman:

Editor: Erizky Bagus Z

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X