Harianhaluan.com

Harianhaluan.com

Tips Aman WFH dari Serangan Siber

Tips Aman WFH dari Serangan Siber
Ilustrasi 

HARIANHALUAN.COM - Perusahaan Keamanan Siber asal Amerika Serikat (AS) Palo Alto Networks membeberkan beberapa tips bagi pegawai agar tetap aman dari serangan siber ketika bekerja dari rumah (work from home) alias WFH selama pandemi virus corona. 
Country Director Palo Alto Networks Surung Sinamo mengatakan saat ini sekitar 50 persen pegawai masih WFH karena PSBB transisi masih menerapkan pembatasan kapasitas gedung dan fasilitas umum.

Surung menjelaskan para pegawai ini bekerja di luar jaringan perusahaan. Penggunaan jaringan pribadi di rumah ia katakan merupakan celah keamanan apabila pegawai tidak memiliki kewaspadaan terhadap serangan siber.

Belum lagi apabila pekerja harus mengakses ke jaringan internal organisasi dan harus mengakses data sensitif. Surung mengatakan pegawai harus sangat waspada terhadap serangan siber.   

"Mengingat banyak sekarang orang bekerja di rumah dan di luar parameter jaringan keamanan perusahaan siber, ini menjadi celah keamanan terbesar, harus jadi perhatian perusahaan," ujar Surung. 

Baca Juga : Indonesia Sampaikan Pesan Duka Cita Atas Insiden Lebanon
Baca Juga : Gading Marten Prediksi Raffi Ahmad & Nagita Slavina Bakal Cerai?


Dalam kesempatan yang sama, System Engineering Manager Yudi Arijanto mengatakan perusahaan juga harus memikirkan agar membawa level proteksi di jaringan perusahaan ke setiap perangkat pegawai yang digunakan untuk mengakses jaringan perusahaan. 

"Kalau karyawan bekerja di kantor itu proteksi keamanan sudah lengkap di kantor. Sekarang dengan WFH itu bagaimana caranya membawa proteksi level yang sama ke rumah, ke laptop dan perangkat lainnya. Itu yang menjadi tantangan," kata Yudi. 

Berikut beberapa tips WFH untuk mencegah serangan siber:

1. Secara berkala ubah kata sandi dan jangan gunakan kata sandi yang mudah. Kata sandi disarankan harus berupa huruf, angka, huruf besar & kecil, hingga menggunakan simbol seperti '$' atau '#'.

2. Jangan gunakan aplikasi gratisan sembarangan di perangkat yang mengakses data perusahaan.

3. Jangan gunakan Wifi gratisan yang tak aman. 

4. Gunakan VPN untuk terhubung dengan aman ke jaringan perusahaan

5. Aktifkan two factor authentication di email.

6. Jangan acuhkan notifikasi yang berisi akses tak dikenal dari perangkat lain. 

7. Cek https://haveibeenpwned.com/ untuk melihat apakah data Anda sudah terekspos atau tidak.((*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : Nova Anggraini

Ikuti kami di