Logo Harianhaluan

Keris Pangeran Diponegoro Diperlihatkan ke Publik

Keris Pangeran Diponegoro Diperlihatkan ke Publik
Ilustrasi 

HARIANHALUAN.COM - Masih dalam rangkaian Pekan Kebudayaan Nasional 2020, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Museum Nasional menggelar Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro “Pamor Sang Pangeran”. 

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima VIVA, pameran ini menyajikan sosok Pangeran Diponegoro dalam bentuk kekinian yang disuguhkan melalui storytelling dengan media video mapping. Pameran ini juga menjadi ajang untuk pertama kalinya keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman tampil di depan publik.

Baca Juga : Baliho Habib Rizieq Ditertibkan Karena Melanggar Perda

Pusaka-pusaka Pangeran Diponegoro yang dipamerkan ini telah setia menemani pangeran saat Perang Jawa berlangsung dan memiliki kedekatan secara spiritual dengan sang pangeran.

Empat pusaka sang pangeran dibawa Belanda sebagai rampasan perang, sedangkan Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman adalah keris pemberian Diponegoro kepada Kolonel Jan Baptist Cleerens, yang di kemudian hari mengkhianati kepercayaan Diponegoro, dan keris dijadikan sebagai bukti kemenangan Belanda. Lima pusaka Pangeran Diponegoro akhirnya kembali ke Tanah Air dalam tiga kurun waktu, yakni 1977, 2015, dan 2020.

Pameran ini adalah gambaran eksplisit semangat juang Pangeran Diponegoro melawan penjajahan Belanda. Pada masa pandemi seperti sekarang, pameran ini diharapkan menjadi alternatif hiburan yang edukatif bagi masyarakat Indonesia. 

Baca Juga : Erick Thohir Jelaskan Tiga Fokus Indonesia Tangani Pandemi

Kehidupan dan perjuangan Pangeran Diponegoro juga dapat menjadi inspirasi dalam pembentukan karakter bangsa, serta semangat berjuang dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Pandemi dan pameran ini memberi kesempatan bagi kita untuk mengalami sebuah revolusi mental tentang bagaimana cara hidup berkesinambungan/berharmoni dengan alam di bumi ini, serta bagaimana membaca alam dan zaman yang berubah seiring waktu. Selain itu juga sebagai sebuah renungan untuk meresapi “the wisdom of a simple man” seperti Sang Pangeran sendiri.

Baca Juga : Permudah Urus SIM Internasional, Dirlantas Polda Kaltim Terima Penghargaan Kapolri

Pameran ini didukung oleh Sekretariat Presiden, Perpustakaan Nasional RI, Indonesian Heritage Society, Rijksmuseum, Perpustakan Universitas Leiden dan para pelukis “Babad Diponegoro”.

Pameran ini menjadi pameran temporer “percontohan” dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi para pengunjung, sebagai bentuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung dan pekerja museum.

Pameran dapat dikunjungi mulai tanggal 31 Oktober sampai dengan 26 November 2020. Untuk dapat melihat langsung pameran ini, pengunjung diharuskan mendaftar terlebih dahulu melalui tautan pkn.id. (*)

 Sumber : vivanews.com /  Editor : Heldi Satria
Follow Social Media Kami
Tag :
News