Logo Harianhaluan

Wajib Tahu Sebelum Membeli, Inilah Perbedaan LCD dan LED pada Televisi

Wajib Tahu Sebelum Membeli, Inilah Perbedaan LCD dan LED pada Televisi
Ilustrasi 

HARIANHALUAN.COM - Masih ada sebagian orang yang bingung dengan perbedaan LCD dan LED pada televisi. Seiring perkembangan zaman, teknologi juga kian maju. Beragam penemuan dan ciptaan berhasil menggiring dunia menjadi lebih modern. Dari sekian banyak teknologi, televisi menjadi salah satu elektronik yang mendapat inovasinya.

Jika zaman dulu lebih mengenal televisi tabung, kini sudah berganti menjadi televisi LCD dan LED. Dua jenis televisi ini sudah mengalami perubahan besar dengan teknologi canggih yang diusungnya. Memang sekilas dua jenis televisi ini sama, namun rupanya ada beberapa hal yang bisa membedakan.

Baca Juga : XL Axiata Terapkan Omnichannel Customer Value Management

Lantas apa saja perbedaan LCD dan LED pada televisi? Melansir dari laman review.bukalapak, Kamis (29/10/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.

Ketebalan Layar

Perbedaan LCD dan LED pada televisi yang pertama adalah terkait ketebalan layar. Jika dilihat memang televisi LCD dan LED memiliki ketebalan layar yang tipis. Namun, jika diteliti dan perhatikan lebih jauh, TV LED memiliki ketebalan layar yang lebih tipis dibanding TV LCD.

Baca Juga : Berbagai Hiburan Lokal Sumatera Kini Bisa Dinikmati di Channel DigiONE MAXstream

Hal ini dikarenakan material yang digunakan pada TV LED. Material LED memang lebih tipis bila dibanding dengan LCD. Sebab, bahan dasar utama cairan di dalamnya membutuhkan tempat yang luas. Karena inilah yang membuat wadat penampung cairan keduanya berbeda. Hingga akhirnya, TV LED memiliki ketebalan layar yang lebih tipis dan cenderung lebih ringan.

Back Lightning Technology

Baca Juga : Terungkap! Alasan Kenapa Game PS5 Mahal

Perbedaan LCD dan LED pada televisi yang kedua yakni back lightning technology atau penyinaran dari belakang. Bagi yang belum tahu, TV LCD dan TV LED memiliki penyinaran dari belakang yang berbeda. TV LCD menggunakan penyinaran yang dilakukan oleh Cold Cathode Fluorescent Lamps (CCFL). Sedangkan, TV LED menggunakan penyinaran yang dilakukan oleh Light Emiting Diode (LED).

Tahukah kalian, Light Emiting Diode ini mampu membuat konsumsi listrik pada televisi lebih rendah. Sekedar informasi, teknologi CCFL pada TV LCD berguna untuk menyeleksi jutaan warna dari backlight. Sementara itu, teknologi LED pada TV LED memiliki sistem dimming backlighting yang berguna untuk memperkuat kontras. Sehingga akan berpengaruh pada ketajaman gambar. Backlight yang dimiliki pada TV LED cenderung lebih tahan lama.

Tingkat kontras

Perbedaan LCD dan LED pada televisi berikutnya adalah terkait tingkat kontras. Jika dilihat sekilas TV LCD dan LED tidak ada bedanya. Namun, jika disejajarkan maka TV LED akan lebih unggul.

Baca Juga : Bantu Ekonomi Keluarga, Gamers Disabilitas Ini Raih Rp21 Juta per Bulan

Untuk urusan tingkat kontras, TV LED memang memiliki tingkat kontras yang lebih tinggi. Hal ini karena didukung oleh teknologi Light Emiting Diode (LED) itu sendiri. Selain itu, cahaya pada TV LED juga memiliki beragam warna yang kompleks. Sehingga gambar yang tersaji di layar menjadi jauh lebih bersih dan jernih.

Daya Tahan

Perbedaan LCD dan LED pada televisi selanjutnya adalah terkait daya tahan. Diketahui TV LED memiliki kemampuan kerja lebih lama dibanding dengan TV LCD. Hal ini lagi-lagi karena Back Lightning Technology yang dimiliki oleh TV LED di mana tak membutuhkan konsumsi listrik yang besar. Ini juga menjadi salah satu unggulan bagi TV LED.

Karena daya yang dibutuhkan tidak besar, maka TV LED cenderung lebih tahan lama serta 'dingin'. Sayang, jika TV LED rusak maka akan sulit untuk memperbaikinya. Sebab, spare part TV LED jauh lebih mahal dari jenis televisi lainnya.

Konsumsi Listrik

Perbedaan LCD dan LED pada televisi yang terakhir yakni terkait konsumsi listrik. Dibanding TV tabung, jenis TV LCD dan LED memang lebih hemat dalam konsumsi listrik. Bukan tanpa alasan, TV tabung diketahui memang membutuhkan listrik yang cukup besar karena penggunaan layar tabungnya itu.

Sedangkan, TV LCD biasanya memakai bahan dasar material liquid crystal display. Untuk TV LED biasanya menggunakan bahan dasar material light emitting diode. Perlu untuk diketahui, kedua material ini hanya memerlukan daya listri yang sedikit. Meski begitu, TV LED masih lebih hemat lagi bila dibanding dengan TV LCD.

Listrik yang dikonsumsi TV LED diketahui lebih kecil sekitar 20-30 persen. Misalnya saja, TV LCD memiliki daya 100 watt maka TV LED hanya akan menggunakan daya sekitar 30-50 watt. Tentu jauh lebih hemat jika dibandingkan dengan TV LCD. (*)
 

 Sumber : merdeka.com /  Editor : Heldi Satria
Follow Social Media Kami
Tag :
News