Logo Harianhaluan

Harapan Gubernur Sumbar ke Penerima Sertifikat Tanah

Harapan Gubernur Sumbar ke Penerima Sertifikat Tanah
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Ist 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan penyerahan sertifikat tanah memang mutlak diperlukan. Sebab, kebijakan tersebut akan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat atas kepemilikan bidang tanah Selain itu, strategi percepatan sertifikasi tanah akan memberikan kepercayaan diri bagi masing-masing masyarakat. Irwan berpesan sertifikat yang diberikan akan mampu menunjang peningkatan perekonomian masyarakat.

"Kepemilikan sertifikat atas tanah bisa meningkatkan produktivitas ekonomi keluarga karena sertifikat itu bisa digunakan untuk keperluan mendesak maupun sebagai jaminan pinjaman modal usaha di bank," ujar Irwan saat mengikuti acara penyerahan sertifikat tersebut secara virtual di Kantor Balaikota Payakumbuh, Selasa (5/1/2020).

Baca Juga : Penyekatan Mudik, Kapolda Sumbar: Belum Ada yang Nekat Menerobos

Irwan berharap, program PTSL dapat terus berlanjut sehingga pada saatnya semua bidang tanah di republik ini khususnya di Provinsi Sumbar semuanya bersertifikat.

“Saya menyambut baik program PTSL dari bapak presiden untuk masyarakat untuk mendapatkan kepastian hak asal-usul dan lain sebagainya atas bidang tanah. Kemudian kepada masyarakat yang menerima sertifikat agar dijaga dengan baik,” pesannya.

Baca Juga : Update Penularan Virus Corona di Sumbar, Positif: 300, Sembuh: 302, dan Meninggal Dunia 3 Orang

Diketahui, Presiden RI Joko Widodo menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat se Indonesia secara virtual di Istana Merdeka, Selasa (5/1/2020).

Program sertifikasi tanah adalah bagian dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dicanangkan Presiden Jokowi. Dalam sambutannya, Kepala Negara menjelaskan bahwa pemerintah berupaya keras agar seluruh rakyat Indonesia memiliki sertifikat sebagai tanda bukti atas kepemilikan tanah atau lahan yang mereka miliki.

Hal itu salah satunya diwujudkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang tengah dijalankan pemerintah.

Dalam penyerahan ini, Presiden Joko Widodo memberikan sebanyak 30 penerima sertifikat sebagai perwakilan hadir secara langsung di Istana Negara dari Provinsi Jawa Barat dan Banten yang mewakili 584.407 penerima yang tersebar di 26 Provinsi  dan  273 Kabupaten/Kota. Perwakilan tersebut sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan.

Presiden menyampaikan penyerahan sertifikat tanah merupakan komitmen pemerintah untuk terus mempercepat penyertifikatan tanah di seluruh Tanah Air. Sementara para penerima lain dari hampir seluruh Provinsi di Indonesia mengikuti jalannya acara penyerahan melalui konferensi video.

Kepala Negara menyampaikan, bahwa saat turun ke daerah, dirinya acap kali menerima keluhan dari masyarakat mengenai banyaknya bidang tanah yang belum bersertifikat. Hal itu pada akhirnya menyebabkan terjadinya banyak sengketa lahan.

Selain itu, banyak laporan yang didapat Presiden bahwa dahulu warga juga merasa enggan untuk mengurus sertifikat oleh karena prosedurnya yang rumit, berbelit, dan membutuhkan waktu yang sangat lama. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana