Logo Harianhaluan
Home »

riau

Menunggak, Listrik ke Kantor Dikbud dan Museum Diputus PLN

Menunggak, Listrik ke Kantor Dikbud dan Museum Diputus PLN
Ilustrasi. (Haluanriau.co) 

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Aliran listrik di Museum Balairung Sri atau Gedung Balai Kerapatan Tinggi dan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Siak, Provinsi Riau, diputus Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Hal itu dilakukan PLN setempat karena musem Balairung dan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak sudah menunggak pembayaran mneskipun hanya satu bulan.

Baca Juga : Sambut Ramadhan, Tiga Mushala Sekaligus Dibersihkan Pemuda Pulau Kumpai

“Iya (museum), termasuk kantor Disdikbud dan beberapa lokasi di bawah wilayah kerja Disdikbud. Insya Allah pembayaran tagihan segera dilakukan setelah selesai proses pencairan anggaran,” kata Kepala Disdikbud Siak, Lukman, dilansir Haluanriau.co dari Antara (1/2/2021).

Sesuai kebijakan baru dari PLN, bahwa pemutusan sementara akan dilakukan jika ada penunggakan pembayaran selama satu bulan. Maka pada Jumat (29/1) terpaksa dilakukan pemutusan pada dua gedung tersebut. Namun belum membayarnya Disdikbud dan muesem karena memang belm cairnya anggaran pada awal tahun ini.

Baca Juga : Karhutla Mulai Sirna di Kepulauan Meranti

Meski demikian, menurut Lukman, pemutusan listrik di museum tak terlalu berdampak karena tidak ada retribusi untuk wisatawan masuk ke sana. Namun ia mengakui pemutusan listrik berdampak pada kegiatan administrasi di kantor Disdikbud.

Sementara Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pekanbaru, Himawan Sutanto mengatakan, bagi pelanggan yang terjadi penyegelan dan pemutusan sementara, penyambungan listrik pelanggan kembali dapat dilakukan jika telah melunasi tunggakan disertai dengan biaya keterlambatan.

Baca Juga : Kampung Percontohan Tertib Lalulintas,Tim Korlantas Polri Apresiasi KPRI I Kelurahan Perawang

Sementara bagi pelanggan yang telat membayar sampai tiga bulan lamanya, maka perseroan akan melakukan pembongkaran rampung dan berhenti sebagai pelanggan PLN.

Pelanggan dapat menikmati listrik kembali jika sudah melunasi tunggakan dan membayar ulang biaya pasang baru.

Baca Juga : Pendaftaran Calon Ketua DPC AAI Pekanbaru Dibuka, Ini Syaratnya

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh pelanggan agar membayar tepat waktu. Perseroan memberikan tenggat waktu pembayaran dari tanggal 1 hingga tanggal 20 setiap bulannya.

“Kami berterima kasih kepada pelanggan PLN yang telah tertib dalam melakukan pembayaran rekening listrik. Dengan membayar listrik tepat waktu, pelanggan akan semakin mudah menikmati listrik,” ujar Himawan.(*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co