Logo Harianhaluan

Brian Putra Bastara: Santun, Kreatif, Berdedikasi

Brian Putra Bastara: Santun, Kreatif, Berdedikasi
Brian Putra Bastara 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Menjadi pengusaha muda bukan urusan mudah. Bagi Brian Putra Bastara, menjadi pengusaha muda berarti menyiapkan diri untuk berinovasi, berkolaborasi dan terbuka terhadap hal baru.

Brian Putra Bastara tidak melihat usia muda menjadi halangan untuk berkarya. Justru, usia muda adalah waktu yang tepat untuk mengeksplorasi dan berinovasi untuk hal baru.

Baca Juga : Tim Indonesia Siap Pertahankan Gelar Juara di  ICAEW Virtual Business Challenge 2021

Alasan itu yang mendasari Brian mencoba berbagai macam hal untuk mendapat pengalaman dan kesempatan untuk melakukan sesuatu, bukan cuma untuk dirinya, tapi juga untuk orang lain.

Salah satu contohnya ketika ia memutuskan untuk maju sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Barat. Keputusan itu ia ambil sebagai jalan untuk mengeksplorasi, berinovasi dan berkolaborasi dengan para pengusaha muda lain.

Baca Juga : Maju Sebagai Calon Ketua Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid Fokus Pembenahan

Lewat organisasi ini, Brian ingin, agar para pengusaha muda bisa berkolaborasi bersama mewujudkan hal-hal inovatif.

“Ini masa di mana kita tidak hanya sekadar berkompetisi, tapi juga berkolaborasi. Saya percaya kolaborasi dan inovasi adalah jalan menuju kesuksesan bersama,” kata Brian.

Apa yang diucapkan Brian itu bukan sekadar pepesan kosong, sebagai pengusaha muda, ia sudah membuktikannya. Misalnya ketika melakukan ekspansi bisnis Media di bawah bendera Haluan Media Group, ia melakukan inovasi bisnis media dan mengembangkan sejumlah startup dengan semangat kolaborasi dan inovasi.

Ia pun berani mengambil risiko untuk tampil beda dalam merancang model bisnis yang sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Dididik untuk Melampaui Sang Ayah

Dalam berbisnis, Brian banyak belajar dari sang ayah, Basrizal Koto atau yang akrab disapa dengan nama Basko. Sejak ia masih SMA, sudah akrab dengan dunia bisnis karena dikenalkan oleh sang ayah.

Sang ayah merupakan pengusaha sukses asal Sumatera Barat yang memiliki banyak lini bisnis. Basko memulai itu semua dari nol. Ia bahkan bukan orang yang tidak menamatkan sekolah dasarnya.

Basko lahir dari keluarga yang tidak mampu. Meski demikian itu tidak menjadi kendala baginya untuk maju. Jiwa bisnisnya memang sudah terpatri sejak ia masih kecil. Saat kecil, Basko berjualan kerupuk agar bisa sekolah.

Pengalaman hidup sang ayah inilah yang banyak mengilhami Brian dalam menjalan bisnis. Nilai-nilai keberanian dan ketekunan dalam berbisnis dari sang ayah ia tanamkan baik-baik.

Tidak hanya mengenalkan Brian pada dunia bisnis, sang ayah juga jadi guru bisnis Brian. Ia mendidik Brian dengan keras. Hal itu dilakukan supaya Brian kelak bisa menjadi orang lebih sukses dari dirinya.

Didikan keras ini misalnya ketika Brian menemui masalah dalam usaha, Brian dituntut untuk mencari solusi sampai jungkir balik. Bila sudah mentok, sang ayah barulah urun pikiran dan mengajak Brian berdiskusi menunjukkan letak kesalahan. Dari situlah Brian belajar banyak hal.

“Setiap orang tua pasti ingin anaknya lebih sukses darinya. Karena itu beliau mendirikan saya dengan keras. Itu yang bikin saya terpacu untuk melampaui apa yang sudah dilakukan beliau,” kata Brian.

Begitu Brian menyelesaikan pendidikannya di Curtin University of Technology pada 2012, ia pun langsung terjun mengelola sejumlah bisnis.

Ia dipercaya untuk menjadi Managing Director Premier Basko Hotel pada umur 20 tahun. Tidak cukup disitu Brian pun merintis berbagai lini usahanya sendiri mulai dari Fashion, F&B hingga property.

Mengelola bisnis tidak lantas membuat Brian melupakan pendidikan. Sembari berbisnis, ia pun melanjutkan studi Magister di Universitas Andalas, Sumatera Barat jurusan Manajemen Marketing. Brian sadar betul, bahwa pendidikan adalah investasi yang berharga untuk mengembangkan diri.

“Saya percaya pendidikan dan pengalaman itu dua hal yang penting, itu jadi fondasi. Karena itu bila ada kesempatan untuk belajar dan mendapat pengalaman, jangan dilewatkan,” katanya.

Ekspansi Bisnis Digital

Pada tahun 2019, Brian memutuskan mengembangkan bisnis digital. Ia membuat Haluan Media Group sebagai tempat bernaung sejumlah startup media digital.

Haluan Media Group ini bermula dari surat kabar Haluan di Sumatera Barat yang sudah terbit sejak 1948. Koran bersejarah ini oleh Brian dikembangkan menjadi media digital. Cita-cita satu, agar koran lokal bersejarah ini bisa menjadi media digital yang bersaing di kancah nasional.

Beberapa perusahaan bernaung di dalamnya meliputi media online,media alternaif, agensi kreatif, EO Company, Production House, perusahaan teknologi dan software, E-sport media dan manajemen, Perusahaan riset dan survey, dan lainnya.

Brian menyadari, bahwa bisnis digital adalah salah satu bisnis yang menjanjikan di masa depan. Apalagi dibarengi dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Ekspansi bisnis adalah bukti bagaimana Brian sebagai pengusaha muda punya keberanian serta kejelian dalam berbisnis. Ia tidak takut gagal, sebab semua risiko sudah diperhitungkan dengan matang.

Ia pun mendorong anak muda, milenial dan generasi Z untuk terjun menjadi bisnis digital. “Saya pikir anak-anak muda di Indonesia ini nggak kekurangan bakat, skill dan kreativitas. Sudah saatnya bikin inovasi-inovasi dengan teknologi. Saya yakin dengan semangat kolaborasi, anak-anak muda yang berbahaya bisa menghasilkan sesuatu yang berguna,” kata Brian. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : istimewa