Logo Harianhaluan

Disnakeswan Kabupaten Pessel Lakukan Pembinaan Peternak Sapi Pasisia dan Itik Bayang Secara Intensif

Disnakeswan Kabupaten Pessel Lakukan Pembinaan Peternak Sapi Pasisia dan Itik Bayang Secara Intensif
Ilustrasi sapi pasisia 

PESSEL, HARIANHALUAN.COM - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Pesisir Selatan diminta melakukan pembinaan lebih intensif pada peternak sapi pasisia dan itik bayang. Hal itu disampaikan Plh Sekretaris Daerah Pesisir Selatan, Muskamal.

"Ya, Disnakeswan tahun ini hendaknya melakukan pembinaan lebih intensif lagi pada peternak sapi pasisia dan itiak bayang. Pasalnya, dua jenis ternak itu merupakan sumber kekayaan genetik lokal Kabupaten Pesisir Selatan," katanya dikutip dari website resmi Pemkab Pessel, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga : Penyekatan Mudik, Kapolda Sumbar: Belum Ada yang Nekat Menerobos

Simak Terus Berita Sumbar Hari ini di harianhaluan.com

Disebutkan, sapi pasisia sebagai plasma nutfah dari Pesisir Selatan diatur dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2908/Kpts/OT.140/6/2011 Tentang Penetapan Rumpun Sapi Pesisir. Sedangkan penetapan itiak bayang sebagai plasma nutfah dari Pesisir Selatan diatur dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2835/Kpts/LB.430/8/2012 Tentang Penetapan Rumpun Itik Bayang.

Baca Juga : Update Penularan Virus Corona di Sumbar, Positif: 300, Sembuh: 302, dan Meninggal Dunia 3 Orang

"Plasma nutfah sapi pasisia dan itiak bayang mempunyai nilai jual yang kompetitif jika dibandingkan dengan jenis ternak lainnya. Telur asin itiak bayang misalnya berpeluang membuka lapangan kerja baru sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," sebutnya.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di harianhaluan.com

Selain itu dikatakan, dengan mengkonsumsi telur asin itiak bayang, bisa memberantas gizi buruk dan masalah stunting serta mampu meningkatkan kesehatan masyarakat. Ia berharap dinas terkait dapat melakukan pemberdayaan dan pembinaan pada peternak sapi pasisia dan itiak bayang. Sehingga dua jenis ternak khas Pesisir Selatan ini tetap terpelihara dengan baik.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pesisir Selatan, Efrianto mengatakan, pihaknya terus meningkatkan pembinaan terhadap peternak di Kabupaten Pesisir Selatan. Karena, usaha peternakan cukup menjanjikan dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

"Kita akan terus melakukan pembinaan pada peternak di Kabupaten Pesisir Selatan. Kemudian seluruh jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga senantiasa melakukan monitoring terhadap usaha peternakan di lapangan," ungkapnya.(*)
 

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Rahma Nurjana