Logo Harianhaluan

Bupati Pessel: Puskemas dan RS Jangan Tolak Pasien Miskin

Bupati Pessel: Puskemas dan RS Jangan Tolak Pasien Miskin
Bupati Pessel Rusma Yul Anwar didampingi camat, Zul Arsil, foto bersama dengan tokoh masyarakat, usai pelaksanaan Musrenbang RKPD kecamatan Ranah Pesisir, Rabu (3/3). Foto: M Joni 

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) fokus untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan dan kesehatan dan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar dalam kegiatan Musrenbang RKPD Kecamatan Ranah Pesisir tahun 2022, Rabu (3/3) di Aula Kantor Camat setempat.

Baca Juga : Penyekatan Mudik, Kapolda Sumbar: Belum Ada yang Nekat Menerobos

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Ia mengingatkan, Aparatur Sipil Negara ( ASN) di Pessel agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dibidang pendidikan maupun kesehatan.

Rusma Yul Anwar juga meminta para petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, tanpa membedakan status sosial dan ekonomi. Kepada para petugas puskesmas maupun rumah sakit tidak boleh menolak masyarakat (pasien) berobat karena mereka miskin dan tidak punya uang.

Baca Juga : Update Penularan Virus Corona di Sumbar, Positif: 300, Sembuh: 302, dan Meninggal Dunia 3 Orang

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Informasi yang masuk masih ada aparatur menolak masyarakat berobat ke puskesmas atau rumah sakit, disebabkan yang bersangkutan tidak memiliki uang," katanya.

Ia juga menambahkan, dalam sektor pendidikan pun demikian, pihak sekolah tidak bolehkan mengusir anak pulang atau mengeluarkan dari sekolah, disebabkan karena tidak sanggup membayar biaya pendidikan. Pelayanan kesehatan dan pendidikan harus dapat dinikmati semua masyarakat tanpa terkecuali.

Sementara itu dibidang infrastruktur, pelaksanaan pembangunan jalan, kualitas harus terukur dengan tidak asal saja, misalnya pembangunan jalan cor harus kualitas baik. Dia tidak menginginkan jalan baru dibangun tahun lalu, kemudian tahun depan sudah rusak dan tidak bisa dimanfaatkan.

"Jangan sampai, jalan baru dicor tahun lalu, kemudian tahun depan sudah rusak. Padahal keberadaan jalan sangat vital dan sebagai urat nadi perekonomian, pada 2021, pembangunan jalan harus dilengkapi dengan standar kualitas yang jelas," tuturnya.

Sementara itu, Camat Ranah Pesisir, Zul Arsil, dalam Musrenbang RKPD, sebelumnya telah diawali dengan kegiatan pra Musrenbang dan Musrenbang nagari.

"Berdasarkan hasil pramusrenbang Kecamatan Ranah Pesisir, masyarakat mengajukan pembangunan prioritas antara lain,pembangunan pasar Balai Selasa, Puskesmas Balai Selasa dan rehab gedung UDKP kecamatan," tukasnya. (*)

Reporter : M Joni | Editor : Milna Miana