Logo Harianhaluan

Gejala Awal Penyakit Ginjal pada Anak-anak, Tubuh Sering Sembab

Gejala Awal Penyakit Ginjal pada Anak-anak, Tubuh Sering Sembab
Ilustrasi 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Tahu kah kamu, ternyata penyakit ginjal tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga dapat diderita oleh anak-anak. Salah satu tanda adalah sembab yang ada pada tubuh anak. Lantas seperti gejala awal penyakit ginjal pada anak?.

Salah satu tenaga kesehatan RSUP. M. Djamil Padang, dr. Aumas Paduti, SpA(K), MARS mengatakan, cukup banyak kasus penyakit ginjal yang terjadi pada anak-anak. Karena selama ini paradigma masyarakat yang menderita penyakit ginjal tersebut hanya orang dewasa.

Baca Juga : Viral! Pesta Pelajar di Kantor Bupati Langgar Prokes

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

"Kita pernah nyuci darah bayi, itu terjadi di daerah lain. Kalau di sini kasusnya yang 10 kilo ke atas. Tapi seperti di luar negeri, ada yang 1 kilo sudah cuci darah. Baru lahir, berat hanya 1 kilo sudah cuci darah," ujar dr. Aumas.

dr. Aumas menegaskan, bahwa penyakit ginjal tidak pandang umur. Lantaran bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak hingga orang dewasa. Namun penyakit ginjal orang dewasa kebanyakan disebabkan karena diabetes.

Baca Juga : Dokter Reisa: Vaksinasi pada Bulan Ramadan tidak Membatalkan Puasa, Justru Diwajibkan

"Di Sumbar banyak anak-anak yang menderita penyakit ginjal. Umur masih balita tapi ginjal mereka sudah tidak berfungsi. Karena paradigma tadi 'tidak mungkin lah anak-anak sakit ginjal'," kata dr. Aumas.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

dr. Aumas menjelaskan, jika gejalanya sembab makanya disebabkan karena ginjal bocor. Sebab ada suatu zat yang tidak bisa keluar dari urin, namun karena ada semacam penyakit di ginjal pada tubuh penderita sehingga begitu zat keluar akan menyebabkan sembab.

Baca Juga : Pria Lajang Lebih Berisiko Terkena Penyakit Mematikan Ini

"Kalau kasus seperti itu masyarakat menyebutnya ginjal bocor. Kalau terjadi sembab ini, pertama-tama orang tua akan mengeluh, ada pembengkakan dimata si anak. Kalau tidak ditangani akan bengkak di kaki, dan perut," jelas dr. Aumas.

dr. Aumas menambahkan, bagi siapa pun yang melihat sembab tersebut pasti akan merasakan bengkaknya lain. Ada pula sembabnya yang mengkilat. Akhirnya urin si anak sedikit keluar dan tertahan sehingga muncul sembab. (*)

Baca Juga : Dokter Maxi: Percepatan Vaksinasi Butuh Peran Seluruh Elemen Masyarakat

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana