Logo Harianhaluan

HIPMI Sumbar Dorong Pemda Percepat Tuntaskan Pembebasan Lahan Jalan Tol Padang-Pekanbaru

HIPMI Sumbar Dorong Pemda Percepat Tuntaskan Pembebasan Lahan Jalan Tol Padang-Pekanbaru
Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indoensia (HIPMI) Sumbar, Iqra Chissa. 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indoensia (HIPMI) Sumbar, Iqra Chissa angkat bicara terkait maraknya pemberitaan tentang polemik pemberhentian Jalan Tol Padang-Pekanbaru, yang terkendala pembebasan lahan.

Dia mendorong pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk mempercepat kelanjutan pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru.

Baca Juga : Penyekatan Mudik, Kapolda Sumbar: Belum Ada yang Nekat Menerobos

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

“Mari kita ambil hikmah dari rencana Hutama Karya mengalihkan dana proyek tol Padang – Pekanbaru ke titik yang lebih siap di daerah lain dengan mempercepat penyelesaian pembebasan lahan,”ujar Iqra yang juga baru terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang ini.

Oleh karena itu, menurut dia, pemerintah daerah harus mengambil tindakan dalam mempercepat penuntasan pembebasan lahan supaya pembangunan tol tidak tersendat di tengah jalan.

Baca Juga : Update Penularan Virus Corona di Sumbar, Positif: 300, Sembuh: 302, dan Meninggal Dunia 3 Orang

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Saya mendukung pemerintah daerah untuk percepatan tol Padang-Pekanbaru. Karena penyelesaian jalan tol ini sangat penting untuk meningkatkan pelayanan akses transportasi menuju Riau," katanya, Senin (8/3/2021).

Dengan adanya jalan tol, menurut Iqra, hasil bumi Sumbar bisa dengan cepat dikirim ke Riau. Dengan semakin lancarnya akses transportasi, otomatis dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu juga bisa memaksimalkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sumbar.

"Jalan tol bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan UMKM. Dengan adanya jalan tol ini, ekonomi masyarakat menjadi semakin meningkat dan memberikan kesejahteraan bagi mereka," ujarnya lagi.

Sebelumnya, PT. Hutama Karya, memastikan berita tentang dihentikannya pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru pada seksi I Padang-Sicincin sepanjang 36,6 kilometer tidak benar. Project Director Jalan Tol Padang-Sicincin PT Hutama Karya, Marthen Robert Singal menegaskan, pihaknya tetap melanjutkan pengerjaan jalan tol pada lahan yang sudah dibebaskan.

"Intinya PT. Hutama Karya bukan menghentikan pembangunan, tapi hanya akan mengerjakan pada lahan yang sudah dibebaskan, jika tersedia kelebihan sumber daya, maka akan dilakukan refocusing ke ruas lain yang lebih siap lahannya," ucap Marthen, Sabtu (6/3/2021).

Marthen menjelaskan, dengan kemampuan sumber daya dan kemampuan ekuitas yang sangat terbatas, maka PT. Hutama Karya diminta melakukan refocusing pada ruas-ruas yang lebih siap, sehingga hasilnya bisa lebih cepat dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Dengan keterbatasan lahan yang ada mengakibatkan produktivitas rendah sehingga biaya overhead BUJT dan Main Kontraktor menjadi tinggi. Biaya bunga selama masa konstruksi dan biaya eskalasi akan semakin mahal serta biaya supervisi dan pengawasan konsultan bertambah sehingga menjadi tidak efektif dan efisien," tambah Marthen.

Selain itu, menurut Marthen, hal-hal tersebut di atas juga akan berdampak pada meningkatnya total biaya investasi, mengakibatkan tarif tol per-km menjadi lebih mahal dan nantinya menimbulkan beban pada masyarakat pengguna jalan tol. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana