Harian Haluan

Harianhaluan.com

Samad Tangkis Serangan Lawan

Samad Tangkis Serangan Lawan
 

Dalam foto itu, diketahui ada seorang pria berotot merangkul wanita di tempat tidur. “Se­dang­kan tangan saya ini tidak berotot,” ujar Abraham sambil menun­jukkan foto tersebut di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (2/2/).

Samad yakin foto itu adalah hasil rekayasa. Dia sudah meminta tim forensik KPK untuk memeriksa foto tersebut. Hasilnya, foto itu adalah editan belaka.

“Tim ahli sudah berhasil iden­tifikasi dan foto ini hasil rekayasa,” ujarnya.


Dia juga menambahkan dirinya dibesarkan oleh keluarga yang men­junjung tinggi budaya timur. “Dan saya dibesarkan oleh keluarga yang menjunjung nilai moral,” tegasnya.

Terkait pertemuan dengan elit PDIP mengenai upaya penca­wapre­san sebagai pendamping Joko Wido­do, Samad menyatakan sebagai ketua KPK memang dia memang cukup sering bertemu dengan elit politik.

“Berkaitan dengan pertemuan saya dengan sejumlah pihak, dapat saya sampaikan bahwa dalam menja­lankan tugas saya sebagai ketua KPK. Tidak dapat dihindari adanya pertemuan saya dengan para politisi, sejumlah elit politik,” ujar Samad.

Sayangnya Samad tidak mau merinci lebih jauh mengenai klari­fikasinya soal pertemuan dengan elit PDIP itu. Dia hanya menjawab secara umum mengenai pertemuan dengan elit politik terkait tugas dia sebagai pimpinan KPK.

Plt Sekjen PDIP Hasto Kristi­yanto sebelumnya menggelar konfe­rensi pers khusus untuk menyam­paikan mengenai serangkaian perte­muan dengan Samad pada masa Pemilu lalu. Ada enam pertemuan yang disebut dilakukan oleh Samad.

Salah satu pertemuan dihadiri oleh Tjahjo Kumolo. Tjahjo yang kini menjadi Mendagri mengakui adanya pertemuan dengan Samad.

Ketua KPK Abraham Samad mengklarifikasi sejumlah pem­beritaan terkait dirinya dan pim­pinan lainnya. Menurutnya laporan pidana yang ditujukan kepada selu­ruh pimpinan KPK merupakan ujian bagi integritas KPK.

Samad juga telah mempersilakan tim pengawasan internal KPK untuk melakukan tindakan yang diper­lukan terkait laporan laporan pidana yang ditujukan kepada semua pim­pinan tersebut.

“Ini merupakan ujian bagi inte­gritas saya dan integritas KPK. Saya dan pimpinan lain telah mem­persi­lakan bagian pengawasan internal KPK untuk melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan terkait hal telah saya sampaikan tadi,” ujar Samad.

Samad  juga membantah pernah menjanjikan penanganan perkara yang ditangani KPK. “Saya tidak membantah bahwa nama saya sem­pat digadang-gadang sebagai calon wakil presiden. Namun sama sekali tidak ada inisiatif dari saya untuk mencalonkan diri. Saya sama sekali tidak pernah menjanjikan atau membantu penanganan salah satu kasus yang sedang ditangani KPK,” ujar Samad didampingi  Deputi Pencegahan KPK Johan Budi.

Samad mengaku tidak ada inisia­tif untuk mencalonkan diri di Pil­pres. Akan tetapi dia tidak mem­bantah jika pernah bertemu dengan elit politik. (met/dtc)



Ikuti kami di