Harian Haluan

Harianhaluan.com

88 Kapal Akan Sambangi Pulau Terluar

88 Kapal Akan Sambangi Pulau Terluar
 

Diungkapkan Indryono, mulanya banyak yang ragu dengan idenya itu. Terutama soal anggaran yang diduga akan membengkak pengeluarannya.

“Pengalaman saya sampai hari ini uang itu ada terus kok, tinggal bagaimana mengoptimalkan semua sumber daya yang ada. Anggaran untuk kapal perintis Ekpedisi Nusantara Jaya sudah dinaikkan,” kata Indroyono.

Naiknya anggaran itu, kata Indroyono, akhirnya di bawah kementeriannya saat ini bisa mengoperasikan 86 kapal perintis ditambah dua kapal dari TNI Angkatan Laut. “Sekarang itu ada 88 kapal yang siap keliling dari Sabang-Merauke yang jaraknya 5000 KM. Hadi anggaran untuk bensin, logistik dan lain-lain sudah harga mati,” ujarnya.


TNI AL menurut Indroyono pun sudah siap dan bisa fokus membantu ekpedisi Nusantara Jaya lantaran tidak ada operasi di Papua, Aceh atau Timor-Timor lagi.

Sementara untuk rute kapal perintis yang berjumlah 86 itu sudah mendapat persetujuan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. Sementara untuk bahan-bahan pokok, infrastruktur dan sumber daya manusia dalam kapal-kapal perintis itu menteri Indroyono sudah berkoordinasi dengan semua kementerian.

Sedangkan dalam hal penyebaran bahan-bahan pokok dan infrastruktur Kemenko Kemartiminan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, Kemen PU, Kemen Desa PDT dan Transmigrasi, serta Bulog.

Lalu untuk sumber daya manusia Kemenko Maritim sudah berkoordinasi dengan Kemenpora dan Kementerian Pemberdayaan Manusia melalui program pemuda maritim serta pramuka. “Jadi kapal sudah siap, tinggal diisi sama kita semua. Negara poros maritim dunia bisa terwujud,” kata Indroyono.

Sebagai catatan, menurut rencanya ekpedisi yang akan menyentuh pulau-pulau terluar itu dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama bulan Mei - Juni sementara tahap kedua Noveber - Desember.

Rencananya rute utara akan meliputi Jakarta, Miangas, Ternate, Halmahera, Tidore, P.Fani, P.Bras, Kep Biak, Numfor dan Jayapura. Sementara rute tengah Jakarta, Sulawesi bag selatan, sulawesi tenggara, P.Mangoli, Mbon dan Fakfak. Untuk rute Selatan meliputi Surabaya, Sumbawa, Waingapu, Danarote, Kupang, Kep Tanimbar, Sorong, Kep Kobroor dan Merauke.

Adapun rincian ekpedisi terdiri dari 86 kapal perintis, 2 KRI TNI AL, 540 pelabuhan, 22 provinsi, 234 ribu km pelayaran, dan 6000 peserta. Rencana peluncuran ekpedisi akan dibuka oleh presiden Joko Widodo pada 1 Juni 2015 mendatang. (h/trn)



Ikuti kami di