Harian Haluan

Harianhaluan.com

KPK Didesak Usut Kekayaan Calon Dirjen Pajak

KPK Didesak Usut Kekayaan Calon Dirjen Pajak
 

“Sigit punya rekening gen­dut sebagaimana hasil pene­lusuran PPATK. KPK harus usut itu sebelum dia dilantik jadi Dirjen Pajak,” kata Koor­dinator MPI Bakas Manyata di depan Gedung KPK Jakarta, Jumat (6/2).

Selain itu, mereka juga menduga Sigit ikut terlibat dalam kasus dugaan rekayasa NJOP saat dia menjadi Kakan­wil Pajak di Banten. KPK bersama Kejagung sebaik­nya berkoordinasi mengungkap skandal kenaikan NJOP tanah yang diduga dilakukan oleh Sigit. “Kejagung telah mene­tapkan 5 tersangka, namun anehnya dalang intelektual kasus tersebut masih berke­liaran bebas dan mau dijadikan Dirjen Pajak,” kata dia.

Dalam kesempatan ini, dia juga mengajak masyarakat untuk sama-sama menolak Sigit menjadi Dirjen Pajak. Presiden Jokowi juga diminta untuk tidak melakukan pelan­tikan terhadap Sigit.


“Kalau Presiden Jokowi mengabaikan masukan masu­kan ini, maka bisa saja reaksi antipati dari masyarakat akan semakin meluas seperti pada kasus pemilihan kapolri, selagi keppres belum ditandatangani Presiden Jokowi,” ujarnya.

Sampai berita ini ditu­runkan, ratusan massa dari berbagai elemen masih berun­juk rasa di depan Gedung KPK. Mereka adalah massa dari Federasi Serikat Pegawai Metal Indonesia (FSPMI), Aliansi Save Indonesia (ASI). (h/inl)



Ikuti kami di