Harian Haluan

Harianhaluan.com

Korupsi Alat Kontrasepsi di BKKBN

Korupsi Alat Kontrasepsi di BKKBN
 

Sebelumnya pada Jumat (27/2) kemarin, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Widyo Pramono mengungkapkan kasus dugaan korupsi tersebut. Widyo juga mengatakan ada 5 tersangka yang telah ditetapkan meski hanya menyebutkan inisial saja.

Kelima tersangka itu beri­nisal SW, WAW, SP, S, dan HS yang merupakan pejabat BKK­BN dan rekanannya. Tu­rin hanya menyebutkan bahwa mereka adalah pejabat pem­buat komitmen serta pihak swasta tanpa merinci nama mereka secara jelas.

Turin juga mengatakan bahwa proyek dari tahun 2013 dan 2014 itu terdiri dari 3 proyek pengadaan yaitu Rp 5 miliar, Rp 13 miliar dan Rp 14 miliar dengan total Rp 32 miliar. Selain itu jaksa juga tengah menyelidiki proyek serupa dengan nilai total Rp 52 miliar. Namun jaksa belum menyebut jumlah total keru­gian negara akibat dugaan korupsi tersebut.

Dugaan korupsi yang te­ngah disidik jaksa dalam pro­yek tersebut yaitu adanya pe­nger­jaan yang tidak sesuai spesifikasi dan standar kese­hatan. (h/dtc)

Ikuti kami di