Harian Haluan

Harianhaluan.com

Sebulan, KJRI Sydney Diteror Tiga Kali

Sebulan, KJRI Sydney Diteror Tiga Kali
 

Sebelum­nya, KJ­RI Syd­ney me­­nemukan spanduk besar diikatkan di pintu depan kan­tor KJRI bertuliskan, “Grasi untuk Chan dan Sukumaran.” Mereka juga menemukan dua pa­pan bertuliskan “harapan” dan “rahmat” di pintu depan kan­tor KJRI.

Diduga, ren­te­tan te­ror terse­but merupakan bentuk protes ter­ha­dap rencana eksekusi mati duo Bali Nine, Andrew Chan, dan Myuran Sukumaran, yang masuk daftar terpidana mati untuk die­k­sekusi di gelombang kedua.

“Sangat penting agar ma­syarakat (Australia) memahami, dan kami menyadari frustrasi masyarakat dengan keputusan yang dibuat oleh pemerintah kami, namun kami ingin menjadi konst­ruktif,” kata Makarti.

Apabila masyarakat Australia memiliki alasan yang cukup masuk akal untuk disampaikan kepada Pemerintah Indonesia untuk meng­hentikan eksekusi mati Chan dan Sukumaran, Makarti siap menyampaikannya.

“Bisa efektif jika mereka mele­takkannya secara baik-baik dengan tertulis, dengan penalaran dan logika atas kekhawatiran mereka jika mereka memiliki sesuatu untuk dikatakan dan kita bisa mem­bawanya kembali ke Indonesia,” katanya. (h/kcm)

Ikuti kami di