Harian Haluan

Harianhaluan.com

Autopsi Jenazah Siyono

Ada Bekas Hantaman Benda Tumpul

Ada Bekas Hantaman Benda Tumpul
 

JAKARTA, HALUAN —  Autopsi akhirnya digelar terhadap jenazah Siyono di TPU Desa Pogung, Klaten, Jawa Tengah, Minggu (3/4) pagi. Sebanyak sembilan dokter forensik didatangkan Pimpinan Pusat (PP) Mu­ham­madiyah selaku kuasa hu­kum istri Siyono, Su­ratmi.

Komisioner Komisi Na­sional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Hafid Abbas mengungkapkan hasil sementara yang didapatkan tim dokter dalam proses autopsi kepada jenazah Si­yono. Menurut Hafid, tim dokter telah menemukan sejumlah bekas hantaman benda tumpul, serta be­be­rapa tulang yang patah pada jenazah Siyono.

“Sementara, tim dokter me­n­dapatkan bekas pu­ku­lan benda tumpul dan ter­dapat patah tulang di be­berapa bagian,” kata Hafid ke­pa­da Republika.co.id, Ahad (3/4).

Ia menekankan itu ma­sih merupakan temuan awal tim dokter, karena di­bu­tuhkan waktu tambahan untuk tes laboratorium de­mi men­dapatkan data rinci luka pukul dan patah tulang. Ha­fid memperkirakan seti­dak­nya tujuh-10 hari ke depan, tim dokter akan men­da­patkan hasil ter­pe­rinci dan penyebab ke­matian Siyono.


Selain itu, lanjut Hafid, tim dokter menegaskan itu merupakan proses autopsi yang pertama dilakukan terhadap jenazah terduga teroris tersebut. Fakta itu sekaligus mematahkan ka­bar-kabar yang beredar Ke­polisian atau Detasemen Khu­sus (Densus) 88 sebe­lum­nya telah melakukan vi­sum kepada jenazah Siyono.

Autopsi dipimpin Dok­ter Gatot Suharto dari Ma­jelis Pembina Kesehatan Umum dan Pelayanan So­sial DPW Mu­ham­m­ma­diyah Ja­wa Tengah. Hafid me­nam­bahkan selain sem­bilan dok­ter yang ditunjuk PP Mu­hammadiyah, au­top­si turut disaksikan satu pakar forensik terkemuka yang didatangkan Polri. (h/okz)



Ikuti kami di