Harian Haluan

Harianhaluan.com

Jual Beli Soal UN Beredar

Mendikbud Ultimatum Bimbel

Mendikbud Ultimatum Bimbel
 

DEPOK, HALUAN— Men­teri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan me­nye­salkan masih beredarnya isu jual beli soal Ujian Nasional (UN). Dia memastikan hal tersebut terjadi bukan ka­rena sistem yang buruk, tetapi ulah pihak tak ber­tanggung jawab.

“Jual beli soal dan lain­nya itu aktivitas yang bukan terkait dengan ujian. Lalu ada juga orang yang jual tiket palsu itu bukan salah sistemnya. Sis­temnya baik,” kata Anies di SDIT Al Muhajirin, Depok, Rabu (6/4/2016).

Karena itu, Anies me­minta agar seluruh peserta UN percaya diri. Pihaknya sudah menguji kunci ja­waban yang beredar di kalangan guru dan siswa. Ha­silnya kebenaran jawaban bocoran soal UN tidak va­lid.

“Percaya dirilah, jangan percaya jawaban dibuat orang lain. Ketika diuji soal yang diperjualbelikan, maka ternyata jawaban yang benar diedarkan itu hanya 20 per­sen. Jadi jangan pernah per­ca­ya jawaban yang dita­warkan diperjualbelikan,” tegasnya.


Anies mengimbuhkan, jual beli soal hanya bermotif ekonomi. Dia juga meng­ultimatum bimbingan bela­jar (bimbel) untuk tidak ikut-ikutan.

“Bimbel jangan ikut-ikutan membuat ujian men­jadi keruh. Jika ikut-ikutan maka jawaban bocoran yang beredar itu mengotori pro­ses dan mengkhianati guru serta ratusan ribu siswa,” tandas Anies. (h/oke)



Ikuti kami di