Harianhaluan.com | Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Harianhaluan.com

PSI Lolos Verifikasi Kemenkumham

PSI Lolos Verifikasi Kemenkumham
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly (tengah) didampingi Staf Khusus M Nurdin (kiri) dan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Freddy Harris (kanan) memberi keterangan pers hasil verifikasi partai baru di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Jumat (7/10). (ANTARA) 

JAKARTA, HALUAN — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipimpin oleh Grace Natalie dinyatakan lolos verifikasi Ke­men­terian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Setelah dinyatakan lolos, partai yang mengklaim sebagai partai anak muda ini resmi ber­badan hukum.

Verifikasi dilakukan sejak 1 Agustus hingga 23 Sep­tember 2016. Ada empat par­tai yang diverifikasi, namun hanya PSI yang dinyatakan lolos.

"Dari hasil verifikasi itu hanya satu partai politik baru yang memenuhi syarat untuk memperoleh badan hukum, yaitu Partai Solidaritas In­donesia," kata Yasonna di Gedung Imigirasi, Jakarta, Jum'at (7/10).

PSI dinilai memenuhi Un­dang-undang Nomor 2 tahun 2011 tentang partai politik. Partai tersebut juga memenuhi peraturan Kemkumham no­mor 37 tahun 2015 tentang tata cara pendaftaran pen­dirian partai politik dan peru­bahan anggaran dasar rumah tangga serta pergantian kepe­ngurusan partai politik.

Sejak dibuka pendaftaran untuk partai politik baru, ada lima partai yang mendaftar ke Kemkumham. Selain PSI, em­pat partai lain adalah Partai Islam Damai Aman, Partai Rak­yat, Partai Rakyat Berdaulat dan Partai Kerja Rakyat In­donesia.

Empat partai yang tidak lolos terhambat pada tahap pertama yang dilakukan dari 1 - 15 Agustus lalu.

Untuk memenuhi UU No­mor 2 tahun 2011, partai po­litik harus memiliki ang­gota kepengurusan pada setiap provinsi paling sedikit 75 persen dari jumlah kabupaten/kota. Kemudian partai politik juga harus memiliki anggota kepengurusan paling sedikit 50% dari jumlah kecamatan pada kabupaten/kota.

Kemkumham sudah me­miliki laporan lengkap me­ngenai verifikasi partai ter­sebut. Laporan itu sudah dirampungkan dalam bentuk buku. Yasonna menyatakan buku itu terbuka untuk siapa saja yang mau melihat. Partai yang tidak terima dengan hasil survei bisa melihat buku itu.

Direktur Tata Negara Ke­menkumham Tehna Bana Site­pu menyatakan, Kemkumham siap bila ada partai yang tidak terima dan menggugat.

PSI sendiri adalah partai politik ke-73 yang berbadan hukum. Selanjutnya jika ingin ikut pemilu, PSI harus me­ngi­kuti aturan Komisi Pemilihan Umum. Pasalnya syarat untuk partai berbadan hukum de­ngan syarat untuk pemilu sangat berbeda. "73 partai itu belum tentu bisa ikut pemilu, syarat pemilu pasti lebih ketat," kata Ya­sonna.

Dalam situsnya PSI dike­tuai oleh bekas pembawaa cara berita televisi Grace Natalie. Sementara Sekretaris Jenderal partai ini adalah Raja Juli Antoni. (h/cnn)

Ikuti kami di