Harian Haluan

Harianhaluan.com

Agam Ciptakan Mentalitas Kemandirian

Agam Ciptakan Mentalitas Kemandirian
Bupati Agam Indra Catri saat menanam padi 

AGAM, HALUAN- Tepat pada 17 Februari, Bupati Agam Indra Catri genab memimpin Kabupaten Agam, satu tahun pada, masa jabatan periode 2016- 2021. Bersama wakilnya Trinda Farhan Satria komit terus membawa Agam menjadi daerah yang mandiri di atas potensi melanjutkan pembangunan untuk kepentingan masyarakat.
 

Beragam inovasi terus diluncurkan sejak Indra Catri memimpin Agam. Hasilnya tentu dapat dilihat,  pembangunan terus  bergerak, masyarakat diberikan kemudahan, akidah anak kemenakan dilindungi,  terjadi peningkatan pada beragam sektor. Meski demikian tentunya Kabupaten Agam harus terus melaju di tengah sengitnya tantangan yang dihadapi pada masa mendatang.  
 

Melalui visi Agam yang berkeadilan inovatif sejahtera dan agamais (BISA) Bupati Agam menginginkan masyarakat Kabupaten Agam terhindar dari dapak perkembangan arus globalisasi sekarang, masyarakat Agam diharapkan tentu bisa mendaptkan hak yang sama baik dalam hal apapun, memiliki kerativitas, aman secara ekonomi, serta terciptanya masyarakat yang saleh, bebudi luhur dan memiliki etika. 
 

Janji seorang pimpinan daerah adalah hutang terhadap rakyatnya.  H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah tentunya sangat konsisten dengan itu, pada masa kali kedua memimpin.  Ada tiga janjinya kepada masyarakat Agam, yaitu memudahkan urusan mereka, melindungi mereka, dan memberikan mereka kebanggaan. Dalam hal memberikan kemudahan bagi masyarakat rasanya sudah sudah banyak yang dilakukan. Sebut saja  kemudahan memperoleh pelayanan administrasi kependudukan, pengurusan administrasi untuk usaha, dan kemudahan memperoleh bibit tanaman,  benih ikan dan lainnya.


Begitu juga Padang sosial Dalam hal perlindungan sosial, antara lain dengan perbaikan pendistribusian beras miskin (raskin), pupuk, percepataan perbaikan irigasi, bedah rumah, pendistribusian zakat, terus dilanjutkan  dengan sangat baik. Yang paling tidak kalah penting Pemkab di bawah kepemimpinan Indra Catri telah memberikan kebanggaan bagi Warga Kabupaten Agam.
 

Kebanggaan itu antara lain dengan cara meraih banyak prestasi dan pengakuan hampir di seluruh bidang pembangunan, pelayanan, dan partisipasi masyarakat dan itu masih tetap berlanjut satu satun periode kedua Indra Catri memimpin. Dengan kata kuncinya tidak ada lagi sakit yang tak terobati, tidak ada lagi anak kemenakan yang tidak sekolah Optimalisasi pelayanan terpadu Peningkatan infrastruktur untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan ke tempat ibadah.


Dorong Masyarakat Mandiri
 

Kemandirian adalah modal dasar dalam menjalani kehidupan, oleh sebab itu pemerintah Kabupaten Agam terus menciptakan masyarakat yang mandiri mulai dari hal-hal yang sederhana, itulah yang terus dilanjutkan nyaris tidak ada lagi sumber dan aliran air yang tidak dimanfaatkan untuk usaha budi daya perikanan.
 

Lahan kosong  dijadikan kebun aneka tanaman perkebunan dan kayu-kayuan. Bahkan lahan kritis pun sudah banyak yang dihijaukan dengan aneka tanaman. Program paling strategis adalah menghijaukan kawasan perbukitan di Kecamatan Tanjung Raya, Palembayan, Matur,dan Malalak, guna menjaga ketersediaan air untuk Danau Maninjau.
 

Kolam ikan yang selama ini terabaikan, telah dimanfaatkan lagi untuk tempat memelihara ikan. Baik kolam yang berada di pekarangan warga, maupun di lingkungan rumah ibadah. Aliran bandar dan kali dijadikan sebagai lubuk larangan pemuda atau nagari. Semuanya diakatifkan. Begitu juga dengan tanaman. Bupati Agam tidak henti-hentinya berpesan pada masyarakat, nan dilaman untuak dimakan, nan diparak baok ka pakan, itu semua benar-benar diwujudkan.


Melalui Dinas Perikanan dan ketahanan pangan, ribuan bibit tananaman siap diberikan kepada masyarakat. Hal itu juga ditandanai antusias warga dimana lebih kurang dua bulan terakhir saja sudah 7000 bibit tanaman cabai yang telah diberikan dan di jemput masyarakat ke dinas tersebut. Kini halaman-halaman rumah masyarakat banyak yang ditanam tumbuhan-tumbuhan produktif.

Raih Prestasi Membanggakan
 

Dalam satu tahun terakhir Agam juga terus melanjutkan kebanggaan masyarakat. Beragam prestasi di raih. Itu semua tentunya diraih atas kerja keras dan komitmem pemerintah. Pada awal tahun sejumlah penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah Kabupaten Agam.
 

Pada Selasa (31/2) Pemerintah Kabupaten Agam berhasil memperoleh, penghargaan piala Wahana Tata Nugraha (WTN) , anugrah tersebut diperoleh setelah Lubuk Basung dinilai sangat layak mendapatkan anugrah tersebut untuk katagori kota kecil. Ini merupakan kali pertama setelah beberapa tahun belakangan Lubuk Basung hanya mendapatkan plakat WTN.
 

WTN merupakan sebuah penghargaan yang diperoleh atas keberhasilan pemerintah daerah dalam mewujudkan ketertiban berlalu lintas di perkotaan. Piala WTN itu baru bisa diraih apabila warga kota taat terhadap aturan berlalu lintas. Piala WTN ini dipersembahkan bagi warga kota Lubuk Basung yang merupakan buah manis dari perjuangan yang panjang.
 

Kemudian pada Rabu (25/1) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur menyerahkan hasil  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi kepada 10 terbaik pemerintah kabupaten/kota. Pada tahap awal ini dari 172 Kabupaten dan kota yang dinilai ditahun 2016, Kabupaten Agam termasuk 10 besar dalam kategori sangat baik .
 

Semuanya diperoleh dengan kerja keras dan berkelanjutan, Sama halnya dengan merebut prediket Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), capaian ini juga memerlukan dukungan dan partisipasi semua pihak. Progres evaluasi akuntabilitas kinerja 3 tahun terkahir Kabupaten Agam diawali dengan predikat C, tahun berikutnya predikat CC dan tahun ini naik ke predikat B.


Sementara saat tutup tahun 2016 Bupati Agam Indra Catri menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, di Istana Wapres Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat, Rabu (21/12). Agam dinilai telah berkomitmen dan mengimplementasikan strategi dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarustamaan gender, pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak.


Komit Penyelamatan Maninjau
 

Penyelamatan Danau Maninjau juga mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah Kabupaten Agam. Geragam ujicoba terus dilakukan, begitu juga pembersihan. Agam di bawah kepemimpinnya Indra Catri bahkan turun langsung mengurus persoalan Maninjau sampai tingkan pusat.  

 

Awal tahun ini¸Pemerintah Kabupaten Agam melakukan pertemuan dengan wakil menteri ESDM DR. Arcandra Tahar yang dipimpin langsung Bupati Indra Catri dan Wakil Bupati Bapak Trinda Farhan Satria. Pertemuan tersebut merupakan langkah yang strategis, bagi peyelamatan Maninjau ke depan.

 

Melalui pertemuan ini, juga disampaikan beberapa hal penting terkait Save Maninjau. Kemudian adalah adanya penambahan agenda prioritas dari 8 agenda Save Maninjau menjadi 10 agenda, atau 10 Commandments. Agenda tambahan dimaksud adalah  perbaikan Catchment.

 

Akibat kesungguhan Indra Catri Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia pada tahun 2017 akan mengalokasikan dana sebesar Rp2 miliar dalam membantu penyelamatan Danau Maninjau. Anggaran ini dialokasikan pada Daftar Isian Pelaksana Anggaran (Dipa) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun anggaran 2017.

 

Bahkan Dirjen KLHK Hilman didampingi oleh Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, didampingi Kepala SOPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam, turun turun langsung melihat kondisi Danau Maninjau langsung dilakukan setelah meninjau danau, Dirjen KLHK melakukan pertemuan dengan Bupati Agam Indra Catri di Aula Bupati Agam Lubuk Basung.

 

Secara umum Kabupaten Agam satu tahun kepemimpinan Indra catri telah melakukan upaya-upaya strategis dalam melanjutkan kesuksesan. Ia juga tidak main-main dalam menempatkan seorang pejabat, sehingga dengan hal itu OPD nantinya bisa memenuhi harapan sehingga semakin memberikan nilai bagi masyarakat. (adv)

 

Ikuti kami di