Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Petani Pasbar Diminta Waspadai Pupuk Oplosan

Petani Pasbar Diminta Waspadai Pupuk Oplosan
Petugas kepolisian di Semarang mengamankan pupuk Oplosan. Kini di Pasaman Barat, pemerintah sudah meminta petani untuk waspada dengan pupuk oplosan 

PASBAR, HALUAN - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengingatkan petani untuk mewaspadai pupuk oplosan, kendati saat ini peredarannya belum ada yang terungkap.

"Meskipun saat ini belum ada yang terungkap, petani tetap harus hati-hati dan waspada karena saat ini sudah musim tanam padi," tutur Bupati Pasaman Barat, Syahiran melalui Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Pasaman Barat, Memizesmita kepada Haluan, Minggu (19/3).

Memizesmita mengatakan, petani harus bisa membedakan mana pupuk yang asli dan mana yang oplosan. Secara kasat mata, sebutnya, pupuk oplosan ini mirip dengan aslinya. Namun, ada perbedaan yang bisa ditemukan.

"Butiran pupuk oplosan yang jika diremas akan langsung hancur. Pupuk oplosan juga disebut mudah larut dalam air sementara pupuk asli jika dimasukkan ke dalam air akan mengendap sementara," katanya.


Memizesmita menyebutkan, petani juga harus bisa membedakan warna pupuk. Jangan mudah tertipu dengan warna yang menarik saja.

"Kalau petani ragu, bisa dikoordinasikan dengan dinas terkait atau petigas lapangan sebelum digunakan. Dampaknya tentu beragam sampai produktivitas menurun nantinya," katanya.

Apalagi Pasaman Barat saat ini sedang melakukan penanaman padi serentak di 11 kecamatan yang ada seluas 435 hektare.

Memizesmita juga menjelaskan, tanam padi serentak tersebut dilakukan untuk me­motivasi petani untuk ber­cocok tanam dengan baik sehingga target swasembada pangan nasional akan lebih cepat tercapai dengan cepat.

"Kami berkomitmen terus meningkatkan produksi padi dalam rangka menjamin swasembada pangan dan mendukung program upaya khusus peningkatan pangan. Untuk 2017 kami sudah menargetkan luas tanam bertambah sekitar 6.612 hektare," ujarnya. (h/mg-idn)

 



Ikuti kami di