Harianhaluan.com

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Polres Pasbar Usut Pelanggaran Izin PT AWL

Polres Pasbar Usut Pelanggaran Izin PT AWL
 

PASBAR, HALUAN - Kepolisian Resor Pasaman Barat (Polres Pasbar) memproses unsur pidana terkait dugaan pelanggaran izin operasional pabrik kelapa sawit (PKS) PT Agro Wira Ligatsa (PT AWL) di Simpang Tiga Alin, Kecamatan Gunung Tuleh.

"Benar, kita telah proses dari sudut pidananya karena jelas sudah melanggar aturan secara administrasi. Selain itu kita juga sedang mempelajari temuan pelanggaran yang dilakukan PT AWL," tutur Kapolres Pasbar, AKBP Iman Pribadi Santoso didampingi Kepala Sub Bagian Humas, AKP Muzhendra pada Haluan di ruangannya kerjanya, Rabu (26/4).

Iman mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pasaman Barat terkait semua dugaan pelanggaran yang  dilakukan PT AWL. Karena, pelanggaran itu berujung pada penutupan operasional pabrik tersebut.

"Kita akan melakukan penyelidikan dan meminta keterangan ahli lingkungan terkait unsure pidananya. Selain itu kita juga menerima laporan dari Jaringan Aksi Mahasiswa (JAM) terkait PT AWL itu," ujarnya.

Menurutnya dari hasil penyelidikan sementara, PT AWL diduga banyak melakukan pelanggaran sejumlah izin operasional. Selain itu juga membuang limbah ke media lingkungan atau ke sungai.

"Jangan seenaknyalah melanggar aturan. Apalagi membuang limbah ke sungai. Masyarakat yang akan korban karena sungai itu digunakan untuk bermacam aktiftas," sebutnya.

Sebelumnya, pimpinan perusahaan PT AWL, A.K Syahrurudi mengakui kesalahan yang dilakukan perusahaannya. Pihaknya akan berupaya melengkapi kewajiban yang sesuai SK pembekuan tersebut.

"Kita menerima sanksi ini namun akan melengkapi kewajiban yang diberikan. Kami akan menutup operasi pabrik pada pukul 00.00 WIB," katanya.

Ia mengatakan setelah adanya temuan Dinas Lingkungan Hidup pihaknya telah menyelesaikan atau mengurus berbagai izin yang dianggap belum lengkap tersebut.

"Kami optimis waktu yang diberikan akan mampu memperbaiki dan melengkapi kewajiban yang diberikan," ujarnya. (h/idn)

loading...

Ikuti kami di