Harian Haluan

Harianhaluan.com

DALAM SEMALAM

Tujuh Longsor Terjadi di Sawahlunto

Tujuh Longsor Terjadi di Sawahlunto
POHON TUMBANG - Terlihat sejumlah personil TRC Sawahlunto dibantu warga membersihkan sisa-sisa pohon tumbang yang sempat menutupi jalan, Senin (1/5). RIKI YUHERMAN 

SAWAHLUNTO, HALUAN - Angin kencang disertai hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah Sawahlunto, Senin (1/5) menyebabkan terjadinya longsor dibeberapa titik. Tak hanya itu, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon besar, salah satunya pohon beringin di daerah Batu Gantung, Desa Kubang Tangah, Kecamatan Lembah Segar. Hal ini menyebabkan lalulintas di jalan Kubang ini menjadi terhambat.

 

"Sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, batang beringin itu tumbang karena angin yang cukup kencang yang disertai hujan semenjak sore kemarin. Dengan inisiatif spontan, warga akhirnya gotong-royong melakukan evakuasi pohon tumbang hingga bisa dilewati warga. Evakuasi ini dilakukan sesuai kemampuan warga saja," ungkap An, salah seorang warga Kubang Tangah kepada Haluan, Selasa (2/5).

 

Usai dibersihkan oleh warga, tak lama berselang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Kesbang Pol PBD Sawahlunto langsung turun ke lapangan untuk melanjutkan pembersihan.

 

Dari data yang dihimpun Haluan dari Badan Kebang Pol PBD Sawahlunto, setidaknya terdapat 3 titik longsor di Balai Batu Sandaran, Kecamatan Barangin, 4 titik longsor di Taratak Bancah, Kecamatan Silungkang dan 1 titik di Kumanis, Kecamatan Talawi.

"Intensitas hujan yang turun seharian dibeberapa wilayah Sawahlunto itu, mengakibatkan sejumlah badan jalan tertutup material longsor termasuk dua pohon tumbang," kata Adriyusman, Kepala Badan Kesbang Pol PBD Sawahlunto kepada Haluan, Selasa (2/5).

 

Disejumlah titik longsor, sebutnya, pihaknya telah menurunkan personil untuk menanggulanginya. Sedangkan untuk titik yang berat, diupayakan menggunakan alat berat milik dinas PU setempat.

Dari keseluruhan, lanjut Adriyusman, tidak ditemukan titik longsor dan pohon tumbang yang menimpa pemukiman warga. “jadi untuk saat ini kita catat tidak ada kerugian yang ditimbulkan akibat bencana ini,” jelasnya.

 

Mengingat curah hujan lebat dan cuaca yang tidak bisa diprediksi, lanjutnya, diimbau kepada warga yang berdomisili di daerah rawan bencana untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, jika ada terjadi bencana segera laporkan. (h/mg/rki/hel)

Ikuti kami di