Harian Haluan

Harianhaluan.com

DPRD Minta PDAM Umumkan Uji Baku Mutu Air

DPRD Minta PDAM Umumkan Uji Baku Mutu Air
 

PADANG, HALUAN --- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang hendaknya mengumumkan baku mutu air yang didistribusikan ke pelanggan secara berkala. Pasalnya, selama ini  pemerintah  hanya depot - depot air isi ulang saja yang dicek.

Hal ini dikatakan Anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Aprianto, Selasa (2/5), di Gedung DPRD Padang saat ditemui disela kesibukannya.

Ia meminta,  Dinas Kesehatan Kota Padang agar melakukan uji berkala terhadap baku mutu air yang didistribusikan PDAM Kota  Padang ke pelanggannya.  Hal itu,  dilakukan untuk menjaga kualitas air yang digunakan masyarakat dari PDAM. 

"Jangan hanya,  depot air isi ulang saja yang dicek. Berani bertindak ke usaha rakyat,  tapi abai pada badan usaha milik daerah," tegasnya.

Dikatakannya,  setiap kali hujan lebat melanda Kota Padang,  terutama saat hujan mengguyur bagian hulu sejumlah sungai, kualitas air PDAM langsung turun drastis. 

Air yang dikirim ke rumah-rumah pelanggan, jadi keruh. Kalau diendapkan beberapa waktu, maka lumpur akan tebal sebagaimana terjadi saat hujan lebat mengguyur di awal pekan kemarin.

"Waktu kondisi normal, masyarakat harus diberitahu kondisi kandungan mikrobiologis (MPN Coliform dan E-Coli-red) pada air yang didistribusikan ke pelanggan. Begitu juga,  pada saat kondisi tidak normal," katanya.

 Sehingga, pelanggan punya langkah antisipatif dalam mengatasi dampak yang mungkin ditimbulkan.

Jika, PDAM punya laboratorium pengujian baku mutu air sendiri, tentunya harus dijelaskan ke publik.

Apakah laboratorium itu,  telah menjalani proses pengujian baku mutu air, sesuai standar operasional prosedur yang diakui pihak berkompeten.

"Secara berkala, PDAM ini telah menaikkan tarif yang diterapkan ke masyarakat. Namun,  saya menilai  tidak melihat kenaikan tarif ini seiring dengan makin profesionalnya PDAM dalam melayani pasokan air ke warga kota," tegasnya. 

"PDAM itu merupakan sebuah institusi bisnis,  yang melayani hajat hidup orang banyak. Jangan berorientasi,  pada mencari keuntungan," ujarnya.

 Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani mengatakan, pihaknya hanya melakukan pengecekan baku mutu air yang diproduksi PDAM. 

"Kami mengambil dalam bentuk sampel air dari intake, sumber air hingga air yang sampai ke pelanggan  kami periksa," katanya.

Pengecekan dilakukan secara acak,  di berbagai sumber yang dimiliki PDAM. Tujuannya, untuk mengetahui apakah air yang akan didistribusikan pada pelanggan sesuai  standar yang ada.

"Sejauh ini, hasil yang didapatkan baku mutu yang dimiliki oleh PDAM sangat bagus. Hal ini,  salah satunya karena mereka memiliki standar baku mutu sendiri," katanya.

Ia juga mewanti-wanti,  masyarakat terhadap air yang dikonsumsi. 

Apabila air itu tidak jernih, memiliki rasa dan berbau sebaiknya tidak usah dikonsumsi karena akan membahayakan. 

"Kami  himbau masyarakat,  teliti terhadap air yang dikonsumsi," jelasnya.(h/ade)

Ikuti kami di