Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Aksi Bersih di Pantai Air Bangis

Aksi Bersih di Pantai Air Bangis
IKUT MENYAPU -- Bupati Pasaman Barat Syahiran ikut menyapu membersihkan sampah di pantai Air Bangis bersama DKP Sumbar dalam gerakan aksi bersih pantai. 

PASBAR,HALUAN - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bersama Dinas Perikanan Provinsi Sumbar melakukan aksi bersih sampah di pantai Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Selasa kemarin.

Bupati Pasaman Barat, Syahiran yang langsung ikut menyapu sampah mengatakan kebersihan pantai sangat penting bagi masyarakat pesisir pantai dan juga sangat baik untuk penunjang wisata pantai.

"Dengan adanya gerakan ini diharapkan masyarakat tergugah membersihkan pantai dan tidak membuang sampah sembarangan. Peran aktif masyarakat menjaga kebersihan pantai sangat penting," katanya

Syahiran mengatakan gerakan bersih pantai tersebut dilakukan dalam upaya mendorong masyarakat setempat untuk mengubah perilaku negatif dalam memperlakukan laut beserta ekosistem yang ada di dalamnya dengan sadar akan lingkungan pesisir yang bersih dari sampah.


"Kita tidak sedang melakukan gotong-royong, hanya saja, dengan gerakan bersih pantai ini kita berharap bisa menjadi dorongan bagi masyarakat pesisir dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian laut sebagai sumber kehidupan," ujarnya.

Menurutnya pantai Air Bangis merupakan destinasi wisata andalan Pasaman Barat yang setiap tahunnya dianggarkan dana alokasi khusus untuk pembangunan sarana dan prasarana wisata di lokasi tersebut.

Namun disamping upaya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, juga diharapkan kesiapan sumber daya manusia masyarakat setempat dalam menyikapi hal tersebut.

"Masyarakat harus sadar lingkungan. Jangan buang sampah ke laut. Kebiasaan ini yang harus benar-benar diubah. Segala potensi yang ada hendaknya didukung oleh perilaku masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Syahiran mengimbau kepada camat dan wali nagari Sungai Beremas agar mampu mengajak seluruh komponen di daerah tersebut untuk rutin melakukan gerakan bersih pantai.

"Saya ingin kegiatan ini dilakukan terjadwal dan terus menerus, libatkan PKK, anak sekolah dan komponen masyarakat lainnya dalam gerakan bersih pantai ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Sumbar, Yosmeri menyampaikan keprihatinanya atas pola dan perilaku hidup masyarakat di pesisir pantai yang tidak menjaga kebersihan laut. Padahal, kehidupan masyarakat pesisir khususnya dan masyarakat secara global sangat bergantung pada sumber daya alam yang dihasilkan oleh laut.

"Kita harus tingkatkan kepedulian terhadap pentingnya kebersihan pantai. Laut sumber kehidupan bagai semua masyarakat, bukan hanya bagi masyarakat pesisir saja," ungkapnya

Yosmeri mengatakan mencemari laut sama saja dengan merusak masa depan masyarakat. Jika kepedulian terhadap kebersihan laut tidak ditegakkan maka pada 2050 mendatang, generasi pelaut akan lebih banyak mendapatkan plastik dari pada ikan di lautan.

"Kondisi ini harus kita dorong selalu. Sampah di pinggir pantai akan menumpuk lebih banyak jika dibiarkan. Jika setiap hari masyarakat membuang limbah plastik, botol, kaleng bekas dan limbah lainnya ke laut, biota laut seperti terumbu karang akan rusak dan produksi ikan akan menurun," katanya.

Yosmeri menekankan budaya buang sampah ke laut harus sesegera mungkin diubah. Selain itu budaya membangun rumah yang membelakangi laut juga harus diubah karena berdampak pada kesadaran akan kebersihan laut. (h/idn)



Ikuti kami di