Harian Haluan

Harianhaluan.com

Home »

pemda

Indo Jalito Gelar Sunatan Massal di Pasbar

Indo Jalito Gelar Sunatan Massal di Pasbar
Bupati Pasaman Barat pantau kegiatan sunatan massal di Balerong Pemkab Pasaman Barat, Rabu (8/5). IDENVI SUSANTO 

PASBAR, HARIANHALUAN.COM - Indo Jalito Peduli Jakarta adalah gabungan ibu-ibu parantau yang berasal dari kabupaten dan kota se-Sumatera Barat yang berada di Kota Jakarta. Mereka terdiri dari berbagai latar belakang profesi seperti notaris, pengusaha, ibu rumah tangga dan lainnya.

 

Indo Jalito Peduli Jakarta terkenal dengan aksi sosialnya di Ranah Minang. Mereka kerap melakukan aksi sosial seperti pembangunan sarana ibadah, sunatan massal dan lain-lain sebagai wujud kecintaan mereka pada tanah kelahirannya.

 


Rabu (18/5), Indo Jalito peduli bekerjasama dengan Pemkab Pasbar adakan sunatan massal gratis bagi anak-anak di Pasbar. Sunatan massal tersebut diadakan pada dua titik yakni di Gedung Balerong Simpang Empat, Kecamatan Pasaman dan di Gedung Pertemuan Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang. 500 anak ditargetkan ikut dalam sunatan massal tersebut.

 

Bupati Pasaman Barat, Syahiran dalam sambutannya meyampaikan ucapan terima kasih kepada Indo Jalito Jakarta yang telah melakukan aksi sosial ini. Dikatakannya, potensi SDA Pasbar sangat luar biasa, tapi sangat kontradiktif dengan keadaan ekonomi masayarakatnya. Masih banyak masyarakat yang hidup dalam garis kemiskinan terutama di daerah pesisir pantai.

 

"Masyarakat Pasbar masih banyak yang hidup di dalam garis kemiskinan. Namun hal itu akan kita tanggulangi dengan program prioritas 4x1.000," katanya.

Dikatakannya, program 4x1.000 yang diprogramkan Pemkab Pasbar tersebut adalah rehab seribu Rumah Tidak Layak Huni, seribu sambungan listrik untuk warga miskin, seribu jamban dan seribu saluran air bersih untuk warga miskin.

 

Disamping itu, lebih lanjut dijelaskannya, keberadaan pesantren di Pasbar juga sangat memprihatinkan, infrastruktur, sarana dan prasarananya sangat terbatas dan sangat sederhana bahkan ada yang dindingya sudah roboh, hal itu juga sanhat kontradiktif dengan prestasi siswanya yang banyak melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Timur Tengah.

 

"Saya mengajak Indo Jalito Peduli Jakarta juga mengarahkan aksi sosialnya pada pembangunan pesantren di Pasbar. Karena kebijakan Pemkab Pasbar sendiri terbatas untuk itu, disebabkan pembangunan pesantren tidak bisa dimasukkan dalam APBD menurut aturan," kata Syahiran.

 

Sementara itu, Ketua Umum Indo Jalito Peduli Jakarta, Astri Asgani mengatakan, aksi sosial tersebut dilakukan sebagai wujud kecintaan Indo Jalito Peduli Jakarta terhadap tanah kelahirannya.

 

"Setelah membangun masjid di perumahan nelayan Kecamatan Sasak Ranah Pasisia beberapa waktu lalu, hal itu kembali menjadi pemicu bagi Indo Jalito Peduli untuk kembali hadir di Pasbar," Astri mengakhiri. (h/mg-idn)

 

Editor: Rivo Septi Andries

 



Ikuti kami di